-->

Notification

×

iklan

Iklan

Kasus Covid-19 Meningkat, Kapolres Samosir Pastikan Tindak Tegas Setiap Kerumunan

Jumat, 04 Juni 2021 | 09.17 WIB Last Updated 2021-06-04T04:54:28Z
Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH menyampaikan penekanannya terhadap meningkatnya kasus Covid-19, pada rapat di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis malam, 3/6.
Samosir(DN)
Pasca Idul Fitri, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Samosir mengalami peningkatan cukup signifikan. Sesuai data Dinas Kesehatan, hingga Kamis 3 Juni 2021, total jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 50 orang. Dan total kasus Covid-19 sebanyak 282 kasus. Dimana 14 orang meninggal dunia dan sembuh 218 orang.

Peningkatan kasus ini menjadi perhatian serius Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH, pada paparannya dalam rapat koordinasi Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir terkait Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Kamis, 3 Juni 2021 di Aula Kantor Bupati Samosir.

Menurutnya, peningkatan ini perlu penanganan ekstra. Untuk itu, Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon SH MH meminta keseriusan seluruh jajaran, terutama jajaran instansi Pemerintah Kabupaten Samosir untuk mengintensifkan patroli penertiban protokol kesehatan di tempat-tempat yang masih belum optimal dan disiplin menerapkan prokes.

Wakil Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini juga menegaskan akan menindak tegas pelanggar protokol Covid-19 terutama terhadap kerumunan. Pihaknya tidak segan-segan bakal membubarkan pesta maupun tempat usaha.

"Kami tidak akan pernah kompromi terhadap kerumunan apalagi melihat penambahan kasus saat ini. Apabila saya temukan masih ada pesta atau kerumunan, saya selaku Waka Satgas Covid-19 akan membubarkan langsung kerumunan tersebut."

"Mari kita perbanyak aksi jangan memperbanyak rapat. Jangan sampai kelalaian segelintir orang berimbas kepada orang banyak," tegas Kapolres Samosir.

Mantan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Sumut itu juga menyayangkan terkait adanya festival yang mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19, sementara kita rencanakan peniadaan pesta pernikahan untuk sementara waktu. "Selaku Wakasatgas, saya akan turun langsung untuk membubarkan giat dimaksud," tuturnya.
Rapat koordinasi Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir.
Josua juga meminta agar para camat  mempedomani instruksi Mendagri khususnya pencegahan Covid-19, seperti mendukung pembentukan posko pencegahan Covid 19 di tingkat kecamatan.

Kepada Dinas Kesehatan, ia meminta agar dilakukan tracing bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa terhadap pasien terkonfirmasi Covid-19. Dan fokus ke lokasi yang paling banyak terkonfirmasi Covid-19 yakni Kecamatan Simanindo dan Pangururan.

Terkait ketersediaan masker di dinas kesehatan, agar semuanya diturunkan dan dibagikan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

"Berdasarkan keterangan Bhabinkamtibmas dilapangan, tidak pernah dilakukan tracing ataupun pembagian masker oleh puskesmas setempat dan harus diingat-ingatkan baru bertindak," kesal Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH.

Mantan Wakapolres Belawan ini juga mengungkapkan bahwa Kapolda Sumut telah memberi bantuan vaksin ke Kabupaten Samosir beberapa waktu lalu. Menurutnya, itu merupakan wujud keseriusan jajaran Polri dalam memutus penyebaraan Covid-19 khususnya di Kabupaten Samosir.

"Dalam rapat ini agar dibuat sebuah keputusan ren aksi apa yang akan dilakukan termasuk Surat Edaran Bupati Samosir dan jadwal kegiatan Vaksin dan 3T Covid-19, ini merupakan isu nasional yang butuh keseriusan kita," tambah Josua.

Terakhir, Polres Samosir masih melaksanakan Posko penyekatan di pintu masuk dan sesuai pengamatan bahwa pelaksanaan tersebut terlihat kurang maksimal dan diminta agar disediakan alat tes rapid.

Sementara itu, Sekda Samosir Drs. Jabiat Sagala, M.Hum menyampaikan, terkait masih meningkatnya Covid-19 sehingga telah keluar instruksi menteri tentang perpanjangan PPKM Mikro.

Diakui, Pasca perayaan Idul Fitri dan kegiatan adat di Kabupaten Samosir, disadari adanya pengabaian dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 seperti penggunaan masker dan physicalal distancing.

"Terkait pelaksanaan Festival Tuak agar segera berkoodinasi dengan panitia untuk ditunda sementara waktu," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update