-->

Notification

×

iklan

Iklan

Ayo Daftar, Sanggar Seni Tunas Kelapa Gelar Festival Opera Batak Berhadiah Puluhan Juta

Minggu, 16 Mei 2021 | 17.57 WIB Last Updated 2021-05-16T15:32:42Z
Festival Opera Batak 2021.
Samosir(DN)
Perkembangan informasi dan teknologi serta pengaruh gaya hidup dunia semakin menggerus kelestarian budaya Indonesia khususnya di Tanah Batak, salah satunya pertunjukan seni Opera Batak. Pasalnya, kini tak semua generasi muda tahu seluk beluk sejarah daerahnya dan produk budaya tanah asalnya.

Untuk menjaga budaya kedaerahan agar tetap lestari, Sanggar Seni Tunas Kelapa, yang bermarkas di Kabupaten Samosir bakal mengadakan Festival Opera Batak berkisah cerita rakyat, "Legenda Terjadinya Danau Toba."

Acara ini terbuka untuk umum dengan tujuan menumbuhkan kecintaan generasi mendatang terhadap pertunjukan Opera Batak yang merupakan salah satu seni asli Orang Batak dan kini keberadaannya mulai terabaikan oleh kalangan muda.

Pengasuh Sanggar Seni Tunas Kelapa, Bosco Antonio Marbun menyampaikan, festival ini dalam rangka membangun apresiasi cerita rakyat Batak dan menumbuhkan kepedulian generasi muda melestarikan nilai-nilai luhur kearifan lokal.

Dijelaskan Bosco pendaftaran Festival Opera Batak yang memperebutkan total hadiah 20 juta Rupiah ini dibuka mulai besok Senin 17 Mei sampai 23 Mei 2021. Para peserta bisa mendaftar langsung ke Basecamp Sanggar Seni Tunas Kelapa yang beralamat di Huta Namora, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.

"Atau untuk informasi lebih lengkap bisa berkomunikasi melalui kontak (WhatsApp) panitia di nomor 085261638792, 081362016114 dan 083166117710 atau email: sanggarsenitunaskelapa@gmail.com," kata Pengasuh Sanggar Seni Tunas Kelapa Bosco Antonio Marbun, Minggu, 16 Mei 2021.
Browser festival Opera Batak yang digelar Sanggar Seni Tunas Kelapa.
Usai masa pendaftaran, selanjutnya pada 24 Mei-7 Juni 2021, akan dikumpulkan video dari para peserta yang mendaftar. Dan pada 8-10 Juni, video kiriman peserta ditayangkan di YouTube Sanggar Tunas Kelapa.

Pada 11-22 Juni, sambung Bosco, akan dinilai video peserta yang paling banyak like dan viewers terbanyak. Kemudian pada 23-24, secara virtual juri juga akan melakukan penilaian. Sekaligus pengumuman 10 besar finalis terbaik.

"Puncak acara dan penilaian secara live performance 10 besar finalis terbaik akan dilangsungkan di Wisma HKBP Sigaol Simbolon Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir, pada Sabtu 3 Juli 2021," tambah Bosco.

Festival Opera Batak ini direncanakan didukung oleh Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Dewan Kesenian Samosir dan BPNB Aceh.

Adapun uang pendaftaran bagi peserta sebesar Rp 150 ribu dan durasi video minimal 15 menit dan maksimal 20 menit. Pemenang, kata Bosco, akan mendapatkan hadiah, sertifikat dan piala dari Sanggar Seni Tunas Kelapa dengan total hadiah 20 juta Rupiah.

"Kita berharap festival Opera Batak ini dapat menggugah semangat berjuang dan memotivasi generasi muda agar tidak melupakan warisan budaya leluhur kita. Salam budaya," tutur Pengasuh Sanggar Seni Tunas Kelapa Bosco Antonio Marbun.

"Semoga kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat terutama generasi muda untuk terus berkarya serta meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Mencintai budaya adalah wujud rasa bangga dan cinta kita terhadap Indonesia, karena yang menyatukan bangsa adalah budaya. Cinta Budaya, Cinta Indonesia," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update