-->

Notification

×

iklan

Iklan

Kasat Reskrim Polres Samosir: Satgas Ketahanan Pangan Jangan Hanya Formalitas Saja

Rabu, 21 April 2021 | 13.12 WIB Last Updated 2021-04-21T09:58:02Z
Monitoring ketahanan pangan di Pasar Percontohan Onan Baru Pangururan.
Samosir(DN)
Satuan tugas ketahanan pangan Kabupaten Samosir memonitoring ketersediaan pangan, pendistribusian, dan stabilisasi harga, dalam menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional, yaitu bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 di Pasar Percontohan Onan Baru Pangururan, Rabu, 21 April 2021.

Sebelum monitoring, terlebih dahulu digelar launching tim satuan tugas ketahanan pangan Kabupaten Samosir di pelataran dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

Dihadiri Pj.Bupati Samosir yang diwakili oleh Asisten II Saul Situmorang dan Asisten III Lemen Manurung, Kapolres Samosir diwakili Kasat Reskrim AKP Suhartono SH, Kajari Samosir diwakili Kasi Intel Tulus Tampubolon, SH.,MH, Danramil Pangururan Kapt TNI Donald Panjaitan, Kanit III Tipidter Sat Reskrim IPDA Khairul Fajri Lubis SH, Kadis Ketapang Rawati Simbolon dan sejumlah pimpinan SKPD.

Kapolres Samosir yang diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Suhartono, SH  menyampaikan bahwa pembentukan Satgas ketahanan pangan akibat pandemi Covid-19 guna mencegah terjadinya permasalahan manakala terjadi fluktuasi harga sembako di wilayah Samosir.

"Pembentukan Satgas ketahanan pangan jangan hanya formalitas saja namun wajib kita turun kelapangan untuk melakukan pengecekan pasar," ungkapnya.
Monitoring ketersediaan sembako di Samosir.
Dalam waktu dekat, sambungnya, akan dihadapkan perayaan bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri, sehingga dirinya meminta satgas Ketahanan Pangan untuk melakukan operasi pasar.

"Agar tim Gakkum yang ada pada Satgas ketahanan pangan untuk melaksanakan pengecekan terhadap oknum yang melakukan penimbunan sembako dan melakukan penindakan," tambah AKP Suhartono SH.

Dalam laporan Kadis Ketapang, Rawati Simbolon mengatakan bahwa harga pangan merupakan salah satu indikator yang dapat menjelaskan kondisi ketahanan pangan suatu wilayah.

"Satuan tugas ini dalam rangka melakukan upaya-upaya pengendalian manakala terjadi kenaikan harga sembako di wilayah Kabupaten Samosir menjelang hari besar keagamaan, Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Saul Situmorang menerangkan data BPS bahwa dari semua subsektor pertanian, perikanan dll mengalami penurunan. Dimana Samosir hanya mampu swasembada beras sedangkan bahan pokok lainnya dari luar Kabupaten Samosir.

Seusai launching, satuan tugas ketahanan pangan Kabupaten Samosir langsung melakukan pengecekan harga pangan di pasar Percontohan Onan Baru Desa Pardomuan I Kecamatan Pangururan.

Dari hasil monitoring lapangan, harga harga masih dalam posisi stabil dan ketersediaan stok pangan masih mencukupi.(SBS).
×
Berita Terbaru Update