-->

Notification

×

iklan

Iklan

Gelar Operasi Keselamatan Toba, Polres Samosir Sosialisasikan Larangan Mudik

Senin, 12 April 2021 | 09.44 WIB Last Updated 2021-04-12T04:12:10Z
Polres Samosir gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2021.
Samosir(DN)
Kepolisian Resor (Polres) Samosir menggelar Operasi Keselamatan Toba 2021 mulai 12 sampai 25 April 2021. Fokus operasi tersebut untuk mengimbau masyarakat agar tidak mudik dan mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon SH MH melalui Wakapolres, Kompol Rachmad Affandi SE bertindak sebagai pimpinan apel gelar pasukan tersebut di Halaman Mapolres Samosir, Senin 12 April 2021.

Adapun tema dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Toba 2021 ini yakni "Kita wujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap dan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin protokol kesehatan serta tidak melaksanakan mudik lebaran Tahun 2021 di wilayah hukum Polres Samosir".

Terdapat beberapa program kerja yang bersifat persuasif dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2021. Yakni, kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menyosialisasikan secara masif imbauan larangan mudik, mengedukasi protokol kesehatan, serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Wakapolres Samosir, Kompol Rachmad Affandi, SE membacakan arahan Kapolda Sumut, memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan yang maha esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-nya, masih diberi kesehatan dan kekuatan.

Dikatakan, apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas serta menghambat penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Operasi Keselamatan Toba 2021, sambung Rachmad Affandi, merupakan operasi kepolisian mandiri kewilayahan yang dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai Senin 12 April 2021 sampai dengan Minggu 25 April 2021.

"Fokus operasi kepolisian ini adalah masyarakat pengguna jalan, kendaraan angkutan umum ataupun pribadi, lokasi atau ruas. Jalan yang rawan kemacetan, pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas serta kegiatan berlalu lintas masyarakat yang dapat menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," ujar Kapoldasu yang dibacakan Kompol Rachmad Affandi SE.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 2.299 personel yang terdiri atas 150 satuan tugas Polda serta 2.149 satuan tugas kewilayahan. Kekuatan personel tersebut akan tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Menurutnya, strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif disertai persuasif yang humanis.
Wakapolres Samosir saat apel operasi keselamatan Toba 2021.
Dijelaskan Kapolda Sumut, sebagaimana dengan rencana operasi kepolisian mandiri kewilayahan Keselamatan Toba 2021, dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, kita juga dihadapkan dengan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Indonesia, hingga tanggal 09 april 2021 tercatat 1.558.145 kasus positif, 1.405.659 dinyatakan sembuh serta 42.348 meninggal dunia. Sementara di provinsi Sumatera Utara, tercatat 27.998 kasus positif, 24.726 dinyatakan sembuh dan 928 meninggal dunia.

Menyikapi hal tersebut, pada operasi keselamatan Toba 2021 kali ini, kita juga akan melakukan berbagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Upaya yang kita lakukan yaitu melakukan pemetaan lokasi penyebaran virus Covid-19, melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya penyebaran virus Covid-19," tambahnya.

Pembinaan ini dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran leaflet dan stiker serta melaksanakan edukasi dan penerangan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

Melalui apel tersebut, Kapolda Sumut juga menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani. Yakni tetap jaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan yang maha esa.

"Pastikan setiap personel yang telah ditugaskan untuk paham tugas dan tanggung jawabnya. Lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titik kerawanan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta 
Penyebaran Covid-19," tegasnya.

Selain itu, laksanakan tugas dengan profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik serta tingkatkan kewaspadaan melalui penerapan buddy sistem. Serta mantapkan kerjasama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

"Sebelum mengakhiri amanat ini, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Toba 2021. Teriring doa semoga pengabdian tugas yang saudara tunjukkan dalam pelaksanaan operasi ini, menjadi catatan amal ibadah di hadapan tuhan yang maha esa," pungkasnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Toba 2021 tersebut yakni Sekda Samosir Drs. Jabiat Sagala, M.Hum, Ketua DPRD Saut M. Tamba, S.T, mewakili Kajari Samosir M. Kenan Lubis, S.H (Kasi Pidum Kejari), Sekretaris Dinas Kesehatan J. Sitanggang.

Juga mewakili Kadis Perhubungan Margaret J. Simbolon, S.SiT (Kabid LLAJ), Plh. Kasatpol PP Sahat Situmeang, S.Sos dan para Kabag, Kasat, Kapolsek, Perwira dan seluruh personil Polres Samosir dan Polsek jajaran.(ril).
×
Berita Terbaru Update