-->

Notification

×

iklan

Iklan

3 Kali Gempa Kembali Guncang Samosir Malam ini

Senin, 19 April 2021 | 20.53 WIB Last Updated 2021-04-19T15:36:16Z
Data sebaran gempa bumi di Kabupaten Samosir.(BBMKG Medan).
SAMOSIR(DN)
Setelah sebelumnya pada Minggu 18 April 2021 diguncang sebelas kali gempa dengan Magnitudo (M) kecil, malam ini Senin 19/4, gempa bumi kembali mengguncang Kabupaten Samosir.

Plt Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Eridawati mengatakan, Minggu 18 April-Senin 19 April 2021, wilayah Samosir sudah 16 kali diguncang gempa.

Minggu malam sebanyak sebelas guncangan, Senin dini hari dua kali guncangan dan malam ini sudah tiga kali guncangan.

"Untuk malam ini sudah tiga kali guncangan gempa. Gempa pada pukul 18.52 WIB, berkekuatan M 2,0, lok 2.50 Lintang Utara, 98.78 Bujur Timur atau 16 kilometer Tenggara Samosir di kedalaman 5 kilometer," kata Eridawati, Senin (19/4/2021).

Selanjutnya terjadi lagi pukul 19.13 WIB, gempa M 2,0, lok 2.54 Lintang Utara, 98.78 Bujur Timur atau 12 kilometer Tenggara Samosir di kedalaman 5 kilometer.

Kemudian, sebut Eridawati, pukul 19.20 WIB, gempa susulan M 2,1, lok 2.47 Lintang Utara, 98.82 Bujur Timur atau 21 kilometer Tenggara Samosir di kedalaman 5 kilometer.

"Pihak BMKG akan memberikan peringatan dini kepada masyarakat di wilayah tersebut, karena di wilayah itu tersedia sensor yang mencatat pergerakan gempanya," ujarnya.

Telah 60 lebih gempa sejak Januari
Sedikitnya 60 lebih kejadian gempa bumi mengguncang Kabupaten Samosir, Sumatra Utara sejak Januari hingga Senin (19/4/2021) hari ini.

Jumlah tersebut berdasarkan data yang dicatat Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah 1 Medan.

Peneliti Pusat Gempa Regional 1 BMKG Medan Marzuki Sinambela menjelaskan, gempa bumi yang terjadi menjadi dua tipe, yaitu gempa dengan kedalaman menengah yang diakibatkan subduksi.

Kemudian gempa bumi dengan kedalaman dangkal yang berasosiasi dengan sesar lokal, yakni disebabkan intrusi fluida ke zona seismogenik aktivitas sesar lokal.

Untuk magnitudo tertingginya pada Januari hingga hari ini berkuatan M3,9. Distribusi rata-rata magnitudo dengan kedalaman berkonsentrasi kurang dari M2,4 dan kedalaman kurang dari 5 km.

"Kejadian gempa bumi Samosir masih memerlukan kajian lebih lanjut. Karena sebaran distribusi gempa bumi terbanyak di daerah Kabupaten Samosir terjadi di Kecamatan Palipi, Nainggolan dan Onan Runggu," ujarnya, Senin (19/4/2021).

Selain itu, diperlukan survei lanjutan untuk mengetahui detail kondisi tektonik di Kabupaten Samosir.

BBMKG Wilayah I mengimbau masyarakat tidak perlu panik berlebihan dengan adanya kejadian ini. Masyarakat dipersilakan untuk menghubungi BMKG Medan untuk mendapatkan informasi yang benar.

Sementara staf analisis Pusat Gempa Bumi Regional I Reza mengatakan, dalam catatan PGR I, kejadian gempa bumi yang terjadi di Samosir berdasarkan sebaran episenternya masih berkaitan dengan gempa yang terjadi pada bulan-bulan sebelumnya.

"Distribusi gempa bumi yang terjadi sangat banyak, tetapi belum ada gempa bumi utamanya (mainshock) dengan magnitudo yang signifikan," katanya.(red/Inews).
×
Berita Terbaru Update