-->

Notification

×

iklan

Iklan

Romauli Bantah Tuduhan Intimidasi ke Ketua PAC PDIP Sianjur Mulamula

Rabu, 24 Maret 2021 | 21.09 WIB Last Updated 2021-03-25T07:07:47Z
Ketua PAC PDIP Sianjur Mulamula Jonter Simbolon didampingi pengurus DPC mendatangi Mapolres Samosir.
Samosir(DN)
Romauli Panggabean membantah tuduhan intimidasi dan pengancaman kepada Ketua PAC PDIP Sianjur Mulamula, Jonter Simbolon.

Dirinya membenarkan ada pertemuan dengan Jonter Simbolon, namun tidak benar dirinya mengintimidasi apalagi mengancam.

Bahkan menurut Anggota DPRD Samosir itu, saat bertemu dengan Ketua PAC PDIP Sianjur Mulamula tersebut, ada saksi yang melihat dan mendengar pembicaraan mereka.

"Itu nggak betul! Saya tidak ada mengancam dan saat itu ada abangnya selaku Kepala Desa Sarimarihit melihat dan mendengar apa yang saya ucapkan dek," ungkap Romauli Panggabean, Rabu, 24 Maret 2021.

Sambung Romauli, surat yang saya ajukan adalah surat pernyataan tidak setuju kalau saya dipecat. "Karena saya kan dipilih masyarakat Sianjur Mulamula secara khusus dan Harian, Sitiotio di dapil 4 secara umum. Bahkan isi suratnya saya bacakan loh di depannya," pungkasnya.

Senada, Jabiat Sagala atau JB juga menepis dirinya yang disebut mendampingi istrinya, Romauli Panggabean (RP) meminta menandatangani surat pernyataan ke Ketua PAC PDIP Sianjur Mulamula.

"Saya tidak ikut mencampur untuk urusan partai. Saya meminta dan mengingatkan yang bersangkutan agar nama saya tidak di seret-seret dalam persoalan internal partai mereka," ujarnya.

Setahu dia, pertemuan Romauli Panggabean, ada beberapa orang yg menyaksikan langsung, termasuk abang kandung Jonter Simbolon, Mariden Simbolon yang juga Kades Sarimarihit Kecamatan Sianjur Mulamula.

"Dan Mariden Simbolon abang kandung Jonter sekaligus Kades Sarimarihit juga membantah adanya ancaman pada pertemuan," jelas Jabiat Sagala.

Sebelumnya diberitakan, dengan didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir, Sorta E Siahaan, Sekretaris Karmin Simbolon, Wakil Ketua Marsius Lumbanraja dan puluhan pengurus, Jonter Simbolon selaku Ketua PAC PDIP Sianjur Mulamula mendatangi Mapolres Samosir, Rabu (24/3).

Kedatangan mereka ke ruang SPKT Polres Samosir untuk melaporkan dugaan intimidasi dan meminta perlindungan pengamanan kepada polisi.

Ketua PAC Sianjur Mulamula, Jonter Simbolon mengaku bahwa dirinya mengalami intimidasi dan pengancaman oleh Romauli Panggabean yang notabene merupakan kader PDIP yang baru-baru ini dipecat.

Saat gelar pengaduan, Ketua PAC PDIP Sianjur Mula-mula, Jonter Simbolon mengaku bahwa sejak Minggu-Senin (21-22/3), mulai dari orang suruhan hingga Romauli Panggabean didampingi suaminya (JB), mendatanginya.

Menurutnya, perihal kedatangan mereka, untuk meminta menandatangani surat pernyataan bahwa surat Jonter Simbolon ke DPC PDIP Samosir beberapa waktu lalu yang menyatakan Romauli Panggabean tidak loyal adalah tandatangan palsu.

"Mendengar permintaan mereka, secara tegas saya menolak dan matipun saya tidak akan mengatakan tandatangan saya dipalsukan," tutur Jonter kepada polisi, menirukan ucapannya kepada Romauli.

Dikatakan, mendengar jawaban itu, Romauli masih terus membujuknya, minta tolong menandatangani surat pernyataan bahwa tandatangan Jonter Simbolon ke DPC, dipalsukan.

"Ia mengatakan semua sudah direkam dan nanti terima akibatnya, sembari meminta Jonter menandatangani surat pernyataan bahwa tandatangan Jonter ke DPC dipalsukan,” beber Simbolon.

Mendengar penjelasan itu, polisi meminta Jonter Simbolon untuk membuat surat pengaduan masyarakat (Dumas) ke polisi, karena unsur pidananya belum memenuhi unsur.

Beberapa waktu lalu, Romauli Panggabean dan Rismawati Simarmata dipecat dari PDIP. Dalam surat keputusan pemecatan tersebut dijelaskan sikap, tindakan dan perbuatan mereka yang tidak mengindahkan instruksi DPP PDIP terkait rekomendasi Calon Bupati dan Wakil Bupati Samosir pada Pilkada serentak 2020.(SBS).
×
Berita Terbaru Update