-->

Notification

×

iklan

Iklan

MK Tolak Gugatan Sengketa Pilkada Samosir, Vandiko Gultom Sampaikan Pidato

Kamis, 18 Maret 2021 | 16.35 WIB Last Updated 2021-03-18T11:37:47Z
Foto: Dokumen Vantas.
Samosir(DN)
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Samosir yang diajukan oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nomor Urut 3 Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga.

Putusan Perkara Nomor 100/PHP.BUP-XIX/2021 dibacakan oleh Ketua MK Anwar Usman dengan didampingi oleh hakim konstitusi lainnya dalam sidang pengucapan putusan PHP Bupati Samosir pada Kamis (18/3/2021) siang di Ruang Sidang Pleno MK.

Dengan demikian, maka pasangan Vandiko Timotius Gultom-Martua Sitanggang resmi terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Samosir periode 2021-2024.

Atas putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, Vandiko Timotius Gultom dalam pidato tertulis yang diterima Durasi News memanjatkan puji syukur kepada Tuhan atas belas kasihnya dapat melalui hari-hari penuh berkat telah secara bersama-sama mengikuti sidang pembacaan keputusan Mahkamah Konstitusi Republika Indonesia.

Dimana dalam amar putusannya menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya. Dengan demikian keputusan KPU Kabupaten Samosir nomor 202/pl.01.8-kpt/1217/kpu-kab/xii/2020 tentang penetapan rekapitulasi penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Samosir tahun 2020 yang diumumkan pada hari Rabu 16 Desember 2020 sah dan mengikat secara hukum.

"Tanpa mengurangi rasa hormat dan tanpa mendahului rapat pleno KPU Kabupaten Samosir untuk penetapan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2021-2024, ijinkan saya atas nama pasangan calon bupati terpilih Vandiko T Gultom-Martua Sitanggang, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak," tulis Vandiko Gultom, Kamis, 18/3.

Baik kepada MK RI, KPU Kabupaten Samosir, Bawaslu, Polres, Kejaksaan, Paslon no urut. 1 Marhuale Simbolon-Guntur Sinaga, Paslon no urut. 3 Rapidin Simbolon-Juang Sinaga. Juga insan pers, lsm, tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas, okp dan seluruh elemen masyarakat Samosir yang tidak dapat sebutkan satu persatu atas peran aktif dalam membangun kultur demokrasi di Kabupaten Samosir yang berlandaskan pada azas pemilu.

"Sehingga pilkada Kabupaten Samosir berjalan dengan aman, kondusif dimana masyarakat pemilih dengan bebas dapat menggunakan hak pilihnya," tambahnya.

Bupati Samosir terpilih menuturkan, mulai dari tahapan pendaftaran sampai ke tahapan rekapitulasi perolehan suara oleh KPU Kabupaten Samosir, hingga sampai pada keputusan MK hari ini, yang berlangsung selama 7 bulan, sedikit banyaknya telah menguras energi, serta melahirkan polarisasi di kalangan masyarakat antar pendukung pasangan calon.

"Meskipun kita harus tetap bersyukur, bahwa polarisasi tersebut tidak sampai pada gesekan phisik. Karena itu saya menghimbau dan sekaligus menaruh harapan yang tinggi kepada masyarakat Samosir, khususnya ketiga pasangan calon dan pendukungnya, agar perbedaan pendapat terkait pilkada kita sudahi sampai disini, setelah keputusan MK beberapa jam lalu," tuturnya.

Dirinya mengajak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Samosir yang kita cintai ini. Kita songsong masa depan Samosir yang gemilang, dimana Samosir merupakan wilayah dominan KSPN super prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Terkhusus kepada Marhuale Simbolon-Guntur Sinaga, yang fokus programnya di sektor pertanian, dirinya mengharapkan masukan, dan berharap konsep Marguna terkait pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Samosir dapat dikolaborasikan dengan program Vandiko-Martua.

Begitu juga dengan Rapidin Simbolon-Juang Sinaga, dirinya sangat mengharapkan masukan terkait tata kelola pemerintahan, dan juga berharap program-program yang dikampanyekan oleh Rap Berjuang dapat dikolaborasikan dengan program program Vantas.

"Tentunya bapak Rapidin Simbolon-Juang Sinaga telah bekerja keras selama 5 tahun kepemimpinan mereka untuk memajukan Kabupaten Samosir yang kita cintai ini. Dan kami sebagai pasangan calon terpilih akan melanjutkan program program yang kami nilai baik untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Samosir," harapnya.

Dijelaskan Vandiko-Martua mengabdi untuk Samosir dengan tagline “Pro Perubahan." Tagline ini akan di manifestasikan dalam bentuk program dengan ruh Pro Perubahan.

Dalam beberapa kesempatan kampanye, Vandiko menyampaikan program-program yang akan dilakukan dalam kepemimpinan periode berikut yakni BPJS gratis untuk seluruh masyarakat yang kurang mampu, beasiswa gratis bagi anak sekolah berprestasi dan kurang mampu, serta peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, air baku dan lain-lain.

Dikatakan, keseluruhan program itu akan dapat direalisasikan bila seluruh komponen masyarakat bergandengan tangan. Dia juga menegaskan terkait sikap politik Vandiko-Martua, menyangkut perbedaan pilihan politik pada pilkada lalu. Bahwa mereka hadir dengan politik kasih.

"Perbedaan pilihan adalah keniscayaan demokrasi. Karena itu, dalam kepemimpinan Vandiko-Martua periode mendatang, kami tidak akan membeda-bedakan pelayanan terhadap publik. Bahwa semua warga negara memiliki hak yang sama dalam berbangsa dan bernegara," tegasnya.

Begitu juga dengan aparatur sipil negara/asn yang ada di Pemkab Samosir, Vandiko menyampaikan bahwa tidak ada perlakuan berbeda terhadap asn yang berbeda pilihan politiknya dalam kontestasi pilkada lalu.

Dituturkan, akan menempatkan asn dengan mempedomani prinsip prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean governance). Orang yang tepat di tempat yang tepat (the right man and the right place).

"Kesejateraan masyarakat Samosir adalah tujuan kita bersama. Untuk itu, sekali lagi saya mengharapkan partisipasi dari seluruh pihak untuk secara bersama sama membangun Kabupaten Samosir yang kita cintai ini," pungkas Vandiko T. Gultom, ST.(SBS).
×
Berita Terbaru Update