-->

Notification

×

iklan

Iklan

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi Meninggal Dunia

Selasa, 16 Februari 2021 | 13.19 WIB Last Updated 2021-02-16T06:31:32Z
Foto: Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi (Dok Istimewa).
Balikpapan(DN)
Berita duka datang dari tanah Borneo, tepatnya dari Kabupaten Paser. Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi tutup usia. Kabar ini disampaikan HM Faisal, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Timur, kepada detikcom melalui sambungan telepon. Yusriansyah meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan hari ini pukul 05.00 Wita.

Faisal mengatakan kabar duka ini sudah diterima Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi telah menghubungi pihak keluarga Yusriansyah.

"Bapak Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi sudah menghubungi keluarga dan menyampaikan rasa berbelasungkawa kepada keluarga," kata Faisal.

Jenazah dibawa pulang oleh pihak keluarga ke Kabupaten Paser, Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 10.30 Wita. Anak almarhum, Hendra Wahyudi mengatakan bahwa jenazah dibawa pulang karena hasil tes PCR belum diketahui.

"Jenazah kita bawa pulang karena hasil PCR belum keluar, sementara yang menyatakan positif COVID baru hasil swab antigen, dari itu pihak keluarga tetap membawa pulang almarhum agar bisa dimakamkan di Paser," kata Hendra kepada wartawan di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, Selasa (16/2/2021).

Hendra mengatakan hasil tes PCR akan diketahui pada pukul 15.00 Wita. Dia menegaskan jenazah akan dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.

"Hasil swap PCR baru akan keluar pada pukul 15.00 Wita, namun yang pasti meski dibawa pulang untuk keamanan kami memastikan bahwa pemakaman akan dilakukan sesuai standar dan prosedur sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19," jelas Hendra.

Hendra mengungkap kondisi mendiang ayahnya sebelum meninggal dunia. Dia menyebut almarhum sempat menghadiri acara pisah sambut dengan seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Paser.

"Kemarin setelah ada lepas sambut bapak langsung berangkat ke Balikpapan. Pas di perjalanan ada tidak nyaman, sampe di Balikpapan jam 19.00 dibawa ke RSPB, dengan protokol COVID-19 dibawa dan subuh tadi mengalami penurunan," katanya.

Sementara itu Direktur RS Pertamina Balikpapan, Khairuddin menjelaskan kronologi meninggalnya Bupati Paser, Yusriansyah Syarkawi. Almarhum datang ke RS Pertamina Balikpapan dengan keluhan, demam, batuk, dan sesak nafas. Sebelum dirujuk ke RSPB, almarhum sempat singgah ke rumah pribadinya di Balikpapan Baru.

Lantaran mengalami penurunan kondisi kesehatan, almarhum akhirnya dijemput pihak rumah sakit. Sehingga pukul 19.00 Wita Yusriansyah tiba di IGD dan langsung ditangani oleh dokter.

"Langsung kita masukkan ke ICU, terjadi penurunan kondisi sehingga tadi pagi sekitar jam 5.30 Wita dinyatakan meninggal," kata Khaeruddin.

"Almarhum Yusriansyah Syarkawi memang merupakan pasien lama yang dirawat oleh dokter Jantung di RS Pertamina Balikpapan, ada riwayat jantung dan memang berobat rutin di RSPB," jelasnya.

"Untuk penyebab kematiannya masih belum bisa dipastikan. Almarhum dirawat sejak Senin (15/2/2021) kemarin sekitar pukul 19.00 Wita. Sebelumnya almarhum sempat dirawat RS Panglima Sebaya Paser dan kemudian dirujuk ke sini," Katanya.

"Gejala awal almarhum mengalami demam. Namun, belum diketahui Yusriansyah terpapar COVID-19 atau tidak dan semalam memang sudah dilakukan pemeriksaan COVID-19, tapi hasilnya belum saya pegang," lanjutnya.

Yusriansyah merupakan Bupati Paser dua periode, yakni periode 1999-2004 dan 2016-2021. Menjelang turun jabatan meninggalkan kantor Bupati Paser, Yusriansyah sudah berpamitan dengan sejumlah pegawainya pada Senin (15/2/2021).(dtc).
×
Berita Terbaru Update