-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Satu Pasien Covid-19 di Samosir Meninggal Dunia

Minggu, 08 November 2020 | 05.23 WIB Last Updated 2020-11-08T02:51:53Z
Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Samosir.
Samosir(DN)
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Samosir menyebut, satu dari dua pasien Covid-19 yang dirujuk ke Medan, meninggal dunia, Sabtu, 7 November 2020.

"Pasien Covid-19 yang meninggal dunia adalah SL (Lk 66 Tahun) Desa Sarimarihit, Kecamatan Sianjurmulamula, yang dirujuk ke Medan pada 3 November lalu," ujar juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir, Rohani Bakkara melalui WhatsApp Grup Kominfo-Pers Samosir, Sabtu, 7/11.

Adapun update perkembangan kasus infeksi Covid-19 yang diterima dari Dinas Kesehatan Samosir oleh Satgas Covid-19 Samosir hari ini, Sabtu (7/11/2020), pukul 14.00 Wib, tidak ada penambahan kasus baru dan 1 meninggal dunia.

Dengan rincian, lanjut Rohani, sebagai berikut: (1) Suspek: Nihil, (2) Probable: 1 orang, (3) Konfirmasi Positif: 2 orang, (4) Sembuh: 32 orang, dan (5) Meninggal Dunia: 3 orang dengan kumulatif 37 kasus.

Berikut rincian kasus konfirmasi positif: (1) DS, (19/10/2020), Pr., 38 Tahun, Desa Sarimarihit, Kecamatan Sianjurmulamula, Isolasi Mandiri; dan (2) MS, (03/11/2020), Lk., 35 Tahun, Desa Parlondut, Kecamatan Pangururan, Rujuk ke Medan. Sementara yang meninggal dunia yaitu SL, (03/11/2020), Lk., 66 Tahun, Desa Sarimarihit, Kecamatan Sianjurmulamula.

Satgas Covid-19 Samosir menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya satu konfirmasi positif di Samosir kiranya keluarga yang ditinggalkan mendapat penghiburan dari Tuhan.

"Mari tetap doakan agar konfirmasi positif di Samosir segera sembuh dan kegiatan pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 dapat berjalan dengan baik melalui kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat Samosir yang ditandai meningkatnya disiplin melakukan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-sehari selama pandemi," tambah Kadis Kominfo Samosir itu.

Di samping itu, dirinya mengajak agar tetap melakukan protokol kesehatan secara konsisten yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan jika tidak begitu perlu.

Juga, mari tetap melindungi para lansia dan penderita penyakit penyerta dengan tidak melibatkan mereka pada kerumunan karena mereka adalah kelompok rentan.(SBS).
×
Berita Terbaru Update