-->

Notification

×

iklan

Iklan

Lasro Marbun: Dibalik Perbedaan Politik, Persaudaraan Harus Dikedepankan

Senin, 12 Oktober 2020 | 18.42 WIB Last Updated 2020-10-12T12:05:09Z

 

Rapat kerja Forkopimda Kabupaten Samosir.
Samosir(PB)
“Dibalik perbedaan politik, perbedaan partai, ada hal yang harus dikedepankan, yaitu persaudaraan dan kedamaian. Jangan kita bercerai berai hanya karena pesta 5 tahunan ini. Karena sesungguhnya persaudaraan khususnya orang Batak menjadi hal yang sangat istimewa. Dan diatas semuanya kita sedang membangun peradaban Indonesia yang lebih baik."

Hal ini disampaikan penjabat Bupati Samosir, Lasro Marbun pada rapat kerja Forkopimda dalam rangka mendukung dan menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Bupati/Wakil Bupati Samosir Tahun 2020, Senin (12/10) di Aula Kantor Camat Harian.

Kunjungan kerja Forkopimda ini mengambil tema “Pemilihan Bupati/Wakil Bupati untuk Kemenangan Rakyat dan Peradaban dengan Cara Damai dan Terhormat untuk Samosir Sejahtera, Sumatera Utara Bermartabat, Indonesia Maju”. Dan diikuti dua Kecamatan yaitu Kecamatan Harian dan Kecamatan Sianjur Mulamula.

Adapun kunjungan kerja ini dihadiri oleh Pjs Bupati Samosir Lasro Marbun, Kapolres Samosir AKBP Muh.Saleh, S.I.K, M,Hum, Dandim 0210/TU yang diwakili Kasdim 0210/TU Mayor Arm Ojak Simarmata, Kejari Samosir yang diwakili Kasi Pidum M.Kenan Lubis, SH.

Juga Sekdakab Samosir Jabiat Sagala, Asisten I Mangihut Sinaga, Ketua KPU Samosir Ika Rolina Samosir, Ketua Bawaslu Samosir Anggiat Sinaga. Kegiatan ini juga diikuti oleh unsur Forkopimcam, BPD Kecamatan Harian dan Sianjur Mulamula, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Masyarakat, Tokoh Pemuda, LSM dan Pers.

Acara diawali dengan sosialisasi pencegahan dan penanganan Covid-19 oleh Sekdakab Samosir dan pembagian masker kepada seluruh peserta oleh BPPD Kabupaten Samosir.

Dilanjutkan dengan pemaparan Ketua KPU Samosir mengenai kesiapan KPU Samosir dalam pelaksanaan pemilihan bupati/wakil bupati Tahun 2020 di masa Pandemi.

Pjs Bupati Samosir Lasro Marbun mengatakan bahwa pertemuan ini sebagai media wawasan kebangsaan, pembinaan demokrasi dan nasionalisme. Jika berbicara Samosir maka kita berbicara Indonesia, karena kita berada di Indonesia.
Forkopimda Kabupaten Samosir.
Saat ini, lanjutnya, kita sedang membangun peradaban dalam hal berdemokrasi. Dirinya menekankan bahwa kita boleh berbeda partai, berbeda pilihan politik tetapi Indonesia harus menjadi harga mati dan dinamis dan harus maju.

Lebih lanjut dalam paparannya Pjs Bupati Samosir menjelaskan bahwa untuk kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban penyelenggara pemilu dalam Pilkada Samosir Tahun 2020, Pemkab Samosir sudah memberikan bantuan dan fasilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kedua, Pemkab Samosir telah memfasilitasi unsur Forkopimda untuk melaksanakan tugas, tanggung jawab dan wewenangnya. Ketiga, Pemkab Samosir telah menyediakan sarana dan prasarana dalam mendukung pesta demokrasi ini.

“Kami bersama unsur Forkopimda percaya bahwa Pilkada di Samosir ini menjadi Pilkada yang Damai, Jujur dan Adil. Dan yang paling penting dalam masa Pandemi ini adalah Sehat. Tidak ada gunanya kita berpesta tetapi setelah itu sakit. Ini harus menjadi prioritas kita bersama," tutup Pjs Bupati.

Kapolres Samosir yang juga sebagai narasumber dalam kegiatan ini menyampaikan beberapa poin penting, yaitu bahwa jajaran Polres Samosir telah siap untuk mengamankan tahapan-tahapan Pilkada di Kabupaten Samosir.

Polres Samosir juga sudah melakukan pemetaan terhadap daerah yang rawan dan sangat rawan dan berpotensi terjadi konflik pada saat pesta demokrasi ini.

Pada kesempatan ini juga Kapolres Samosir menyapaikan beberapa himbauan kepada seluruh unsur Forkopimcam, agar berkordinasi dengan Babinkamtibmas dan Babinsa melakukan sosialisasi pilkada damai di wilayahnya masing-masing.(SBS).
×
Berita Terbaru Update