-->

Notification

×

iklan

Iklan

Ketua DPRD Samosir Minta Data Penerima Bantuan Sosial Dibenahi

Selasa, 14 Juli 2020 | 13.30 WIB Last Updated 2020-07-14T08:04:41Z
Reses DPRD Samosir dari dapil 4 di Kecamatan Sianjur Mulamula.
Samosir(DN)
Setelah awal tahun 2020 lalu menggelar reses I, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir periode 2019-2024 melakukan reses masa sidang II di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.

Ketua DPRD Samosir, Saut Martua Tamba ST bersama 4 rekannya dari Dapil 4, yakni Romauli Panggabean, Pantas Lasidos Limbong, Pantas Marroha Sinaga dan Jhonny Sagala melakukan reses di Kantor Kecamatan Sianjur Mulamula, Selasa, 14 Juli 2020.

Saut Tamba mengatakan, kegiatan reses ini sangat penting dan wajib dilaksanakan sebagai wakil rakyat, untuk menyerap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, juga sebagai ajang silaturahmi dan menindaklanjuti usulan musrenbang.

“Jadi, tugas DPRD itu, selain membahas terkait anggaran dan mengawasi program pemerintah, juga turun ke lapangan melaksanakan reses,” ujarnya lagi.
Masyarakat saat menyampaikan aspirasi kepada para anggota DPRD Dapil 4.
Pada reses yang dihadiri Camat Sianjur Mulamula, Rudi Sitorus, Kepala Desa dan masyarakat ini, Ketua DPRD juga meminta agar data penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah segera diperbaiki. Sebab, masing-masing pihak memiliki data sendiri-sendiri.

"Adanya basis data yang tidak padu tak heran membuat data yang dimiliki oleh pemerintah pusat tidak sinkron dengan daerah. Sehingga sering kita temukan di lapangan penyaluran bantuan tidak tepat sasaran," ungkapnya.

Selain itu, Politisi PDIP ini juga mengajak semua pihak untuk aktif mensosialisasi new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19. Serta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung.

Saut menyebutkan, sosialisasi yang masif akan membuat masyarakat lebih memahami apa yang harus dilakukan saat beraktivitas di luar rumah. Misalnya, mulai dari menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, hingga soal larangan berkerumun.

"Kalau sosialisasi ini betul-betul bisa kita lakukan secara masif, saya yakin Kabupaten Samosir akan tetap terhindar dari penularan virus Corona. Dan lambat laun, kita akan bisa beradaptasi terhadap keadaan ini yakni hidup berdampingan dengan Covid-19," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update