-->

Notification

×

iklan

Iklan

5 Tahun Rapidin-Juang Memimpin, Darma Baktikan Diri Secara Total Untuk Samosir

Kamis, 23 Juli 2020 | 12.02 WIB Last Updated 2020-10-17T03:09:11Z
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon-Wakil Bupati, Juang Sinaga.
Samosir(DN)
Menjadi pemimpin yang amanah dengan segudang prestasi bukanlah hal yang mudah dilakukan. Untuk mencapainya dibutuhkan visi dan komitmen mengabdi pada kepentingan masyarakat. Dengan begitu, kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Masyarakat Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara beruntung memiliki sosok pemimpin seperti Rapidin Simbolon. Bupati yang sudah 5 tahun memimpin itu terkenal dengan sikapnya yang peduli dan merakyat.

Selama satu periode menjabat, banyak karya yang didedikasikannya untuk kemajuan Samosir. “Jabatan itu amanah, sehingga harus dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Rapidin Simbolon, Kamis, 23 Juli 2020.

Sejak dilantik 17 Februari 2016 lalu bersama wakilnya, Juang Sinaga, mereka langsung tancap gas membenahi pembangunan di daerah tersebut sejalan dengan karakter alamnya. Kabupaten Samosir dikembangkan bertumpu pada pariwisata dan pertanian.
Presiden Jokowi bersama Bupati Samosir Rapidin Simbolon saat berkunjung ke Samosir.
Suami Sorta Ertati Siahaan ini mendarmabaktikan diri secara total. Hasilnya positif. Menjelang akhir masa baktinya di periode pertama ini, Kabupaten Samosir menunjukan peningkatan dalam berbagai bidang. Visi dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat luas dari sang pemimpin menjadi kunci utamanya.

"Terwujudnya masyarakat Samosir yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing berbasis pada pariwisata dan pertanian." Ditetapkan sebagai penunjuk arah pembangunan di bawah kepemimpinan Rapidin-Juang.
Data BPS yang dikeluarkan Mei 2020 lalu.
PAD Meningkat, Angka Kemiskinan Menurun
Berdasarkan data Dinas Pendapatan Kabupaten Samosir, grafik tabulasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Samosir selama 2015-2019 menunjukkan pertumbuhan yang terus membaik.

"Pertumbuhan dan perolehan besaran PAD Kabupaten Samosir selama 5 tahun terakhir (mulai 2015 sampai dengan 2019), diperoleh peningkatan mencapai 71 persen," terang Rapidin Simbolon.

Dimana pada tahun 2015, PAD Samosir mencapai Rp 34.298.410.262, pada tahun 2016 mencapai Rp 39.207.825.907, dan pada tahun 2017 mencapai Rp 46.463.503.889. Kemudian pada tahun 2018 mencapai Rp 47.423.947.517 dan pada tahun 2019 mencapai Rp 58.823.154.326.

Disisi lain, merujuk Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Samosir juga menunjukkan angka kemiskinan turun menjadi 12.52 persen. Adapun presentase tingkat kemiskinan dari tahun 2015 adalah 14,11 persen, pada tahun 2016 sempat naik hingga 14,40 persen dan pada tahun 2017 naik juga hingga 14,72 persen.
Data PAD Samosir yang dikeluarkan Dinas Pendapatan Kabupaten Samosir.
Namun, di tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Samosir yang dipimpin Rapidin-Juang berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 13,38 persen, lalu menurun lagi pada tahun 2019 menjadi 12,52 persen.

Sesuai data statistik Kabupaten Samosir yang sudah dipublish BPS Samosir Mei 2020 lalu, hampir semua parameter Ekonomi Makro-nya mengalami peningkatan. Seperti Pertumbuhan Ekonomi meningkat dari 5,58 % naik menjadi 5,70 %. Kedua, PDRB ADHB per kapita (rupiah) meningkat dari 32.469.661 menjadi 35.143.760.

Kemudian, Tingkat Pengangguran Terbuka turun dari 1,35 menjadi 1,25. sedang Indeks Pembangunan Manusia naik dari 6,99 menjadi 70,55.

Kalau angka harapan hidup, lanjut Bupati Samosir, naik dari 70,87 menjadi 71,16. Angka Harapan Sekolah naik dari 13,44 menjadi 13,46. Daya Beli (ribuan rupiah) naik dari 8.348 menjadi 8.654. Tingkat Kemiskinan turun dari 13,38% turun menjadi 12,52%. dan Tingkat Gini Ratio turun dari 0,29 menjadi 0,28.

Tren peningkatan PAD, penurunan angka kemiskinan dan sejumlah indikator lainnya ini menjadi bukti sahih keberhasilan strategi yang dijalankan Rapidin-Juang. Dengan begitu, salah satu agenda prioritas pembangunan di Kabupaten Samosir sudah on the track.
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Utara.
Torehkan Prestasi
Sejalan dengan keberhasilan strategi pembangunan yang dijalankan ini, Bupati Rapidin dan Wakilnya Juang pun berhasil menorehkan sejumlah prestasi yang dipersembahkan kepada Kabupaten Samosir.

Diantaranya: Kabupaten Samosir ditetapkan sebagai juara I kinerja lelang tahun 2017 kategori Pokok Lelang dengan nilai lelang 2,2 M di Penganugrahan BMN dan AUCTION AWARD 2017.

Piagam penghargaan diserahkan oleh kepala kantor wilayah DJKN Sumut Mahmudsyah kepada Kepala Badan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Samosir, Janri Sitanggang.

Sejak Kabupaten Samosir berdiri, Bupati Rapidin Simbolon, juga menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI), karena berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017, 2018 dan 2019.

Selain itu, Kabupaten Samosir berhasil meraih Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 dengan kategori Objek Wisata Belanja Unggulan. Penghargaan diberikan untuk Pasar Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Rapidin Simbolon juga pernah menerima penghargaan bergengsi tingkat nasional, Best Award kategori Anugerah Mitra Kerjasama Terbaik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia(LIPI) yang diserahkan oleh Menteri Riset dan Teknologi RI didampingi Kepala LIPI Laksana Tri Handoko, di Jakarta, Rabu (19/12/2018).
Bupati Samosir saat menerima SAKIP Award 2019.
Bupati Samosir masuk menjadi satu dari enam kepala daerah se-Indonesia yang memberikan pengalaman (testimoni) terkait performance sistem akuntabilitas kinerja pemerintah.

Pencapaian itu mengantarkan Pemkab Samosir meraih predikat B pada apresiasi dan penyerahan laporan hasil evaluasi sistem akuntabilitas kinerja. Penghargaan diberikan Kementrian Dalam Negeri kepada Bupati Samosir, Rapidin Simbolon pada senin 28 Januari 2019 di Bandung.

Tak hanya itu, Rapidin juga pernah menerima penghargaan Indonesia Award 2019 yang diselenggarakan stasiun televisi swasta nasional, INews TV. Politikus PDIP itu dinobatkan menjadi nominator kategori Bidang Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pengembangan Destinasi Wisata di Indonesia Award 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan di iNews Tower, lantai IV Gedung MNC Centre, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

Juga meraih penghargaan dari KPK RI secara langsung sebagai kabupaten terbaik nomor satu di Sumatera Utara dalam pencegahan korupsi dalam rakor KPK dan kepala daerah se-Sumatera Utara, 9 Des 2019).

Pemerintah Kabupaten Samosir meraih Penghargaan Evaluasi Laporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2019 dengan nilai BB, membuat daerah tersebut mendapat tambahan Dana Insentif Daerah (DID) untuk Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp8,9 miliar.
Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Samosir dari Menteri Keuangan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo bertempat di Convention Center Hotel Radisson, Batam, Senin (10/02/2020).

Pemerintah Kabupaten Samosir juga menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dari Pemprovsu. Penghargaan itu disampaikan melalui video conference di ruang rapat Bappeda Samosir, Kamis (23/4/20).

Selain itu, di masa Rapidin Simbolon-Juang Sinaga, Kabupaten Samosir dua kali dikunjungi Presiden RI, Joko Widodo. Prestasi yang membanggakan ini tidak ternilai karena dengan dikunjungi Presiden RI, Pemerintah menggelontorkan anggaran pembangunan kawasan Danau Toba di Samosir, mencapai Rp2 Triliun, hingga sekarang.

"Prestasi yang kita raih ini, akan kami jadikan motivasi untuk berbuat lebih baik lagi di masa mendatang. Penyemangat untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat Samosir," pungkasnya.

Keberhasilan Pemkab Samosir dalam menjalankan roda pembangunan tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh pihak seperti DPRD dan tokoh-tokoh masyarakat.

Oleh karena itu, Rapidin-Juang juga terus menjalin komunikasi dan menjaga hubungan yang baik dengan berbagai stakeholder. Namun demikian, seperti kata pepatah tiada gading yang tak retak.

"Artinya, meski banyak mencapai kemajuan bukan berarti pembangunan di Samosir telah sempurna. Masih banyak yang harus kita benahi. Mari terus berjuang bersama untuk memajukan Negeri Indah Kepingan Surga," pungkas Rapidin Simbolon.(SBS).
×
Berita Terbaru Update