-->

Notification

×

iklan

Iklan

Dana APBN, Sekda Samosir: Tidak Begitu Saja Langsung Turun Dari Pusat

Kamis, 13 Februari 2020 | 13.02 WIB Last Updated 2020-02-13T06:02:18Z
Sekda Samosir, Jabiat Sagala saat membuka musrembang Kecamatan Simanindo.
Samosir(DN)
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional sebanyak 825, 2 M dana pusat akan digulirkan untuk Kabupaten Samosir. Nilai APBN ini dapat mengimbangi dana APBD Kabupaten Samosir.

"Namun hal ini tidak semata-mata turun langsung begitu saja dari pusat melainkan suatu usaha dan komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat guna mengatasi keterbatasan dana APBD," kata Sekretaris Daerah Samosir, Jabiat Sagala.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrembang) Tingkat Kecamatan Simanindo di Hotel King Kecamatan Simanindo, Selasa, 12 Februari 2020.

Pada kesempatan ini pihaknya menghimbau semua masyarakat/stakeholder lainnya agar mendukung program tersebut terutama dalam pembebasan lahan.

Ditambahkan, pembangunan yang direncanakan harus sesuai dengan visi Kabupaten Samosir 'Mewujudkan masyarakat yang sejahtera mandiri berdaya saing berbasis pertanian dan pariwisata.' Sehingga apa yang tertuang pada RKPD tahun 2021 sesuai dengan visi tersebut.

"Berbagai usulan yang disampaikan akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021. Namun secara umum usulan tersebut tidak seluruhnya akan terlaksana," ungkapnya.
Musrembang Tingkat Kecamatan Simanindo.
Hal ini diakibatkan keterbatasan dana APBD, sehingga pemerintah daerah akan memilih skala super prioritas dari setiap usulan. Dengan keterbatasan dana tersebut, dirinya menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir terus melakukan pendekatan dan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mengambil dana pembangunan dari pusat.

Selain itu, dijelaskan bahwa Kabupaten Samosir baru-baru ini mendapat penghargaan di bidang SAKIP dengan predikat nilai BB dimana tahun sebelumnya nilai B.

"Dengan keberhasilan ini Pemkab Samosir mendapat dana insentif daerah dari pusat sebesar 8,9 M. Hal ini merupakan sebuah prestasi berkat dukungan seluruh masyarakat Samosir yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan," harap Jabiat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Samosir, Rudi SM Siahaan menyampaikan, usulan super prioritas dari prioritas itulah yang ditampung dalam APBD. Setiap desa memperoleh dana melalui dana bagi hasil ke setiap desa. 

"Apa yang akan dilaksanakan pada 2021 harus tertampung dalam RKPD. Setiap usulan akan dipertajamkan kembali pada forum SKPD sebelum Musrembang Kabupaten. Pada bulan Mei RKPD tahun 2021 akan ditetapkan," tambahnya.

Musrembang tingkat kecamatan ini diadakan untuk menampung usulan-usulan program pembangunan di tahun 2021. Musrembang diikuti para kades se-Kecamatan Simanindo, ketua BPD dan tokoh agama dan masyarakat, forum koordinasi pimpinan kecamatan.

Turut hadir Anggota DPRD Dapil II, Haposan Sidauruk, Paham Gultom, Parluhutan Samosir, Asisten II Saul Situmorang, pimpinan OPD dan Camat Simanindo Hans Ricardo Sidabutar.(SBS).
×
Berita Terbaru Update