-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Atasi Kesulitan Warga, Marhuale Simbolon Bangun Bak Penampungan Air Bersih

Kamis, 16 Januari 2020 | 16.59 WIB Last Updated 2020-01-16T09:59:24Z
Warga saat membangun bak penampungan air bantuan Balon Bupati Samosir, Marhuale Simbolon.
Samosir(DN)
Untuk mengatasi kesulitan air minum warga di Dusun Tiga, Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir, salah satu bakal calon (balon) bupati, Marhuale Simbolon membangun bak penampungan air bersih di daerah tersebut.

Bantuan yang diberikan berupa bangunan bak air sepanjang 5 meter, lebar 4 meter dan tinggi 3 meter atau berkapasitas 60 meter kubik. Pipa penyaluran air ke rumah-rumah warga.

Adapun sumber airnya, disedot dengan menggunakan mesin pompa dari Danau Pea Porohan yang berada di sekitar lokasi, berjarak kurang lebih 50 meter.

Fasilitas ini nantinya akan dinikmati sebanyak 30 kepala keluarga warga di Dusun Tiga Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir.

Proses pengerjaannya dilakukan dengan cara swakelola dari masyarakat setempat bagi yang mau berperan serta memberikan waktu dan tenaganya.

Selain bangunan bak air bersih tersebut, sebelumnya warga Salaon Toba juga sudah menerima satu unit traktor yang diberikan Marhuale Simbolon kepada kelompok tani.
Danau Pea Porohan sumber air yang nantinya disedot ke bak penampungan sebelum dialirkan ke rumah-rumah warga.
Atas bantuan Bakal Calon Bupati Samosir, Marhuale Simbolon ini, warga sangat antusias dan sangat berterima kasih.

"Kami sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh pak Marhuale Simbolon atas dibangunnya bak air bersih untuk kebutuhan air bersih di kampung kami," ujar salah satu orang warga, A. Anju Simbolon saat ditemui wartawan di lokasi, pada Selasa (14/1/2020).

Mereka berharap, semoga apa yang dicita citakan Marhuale Simbolon tercapai dan mereka akan siap mendukungnya dalam pertarungan Pilkada Samosir 2020.

Ditambahkannya, tadinya kebutuhan air bersih di tiga desa yakni Salaon Toba, Salaon Tongatonga dan Salaon Dolok ini diperoleh dari Tanggul Sitarsa yang berada di Desa Salaon Dolok.
Marhuale Simbolon.(Obor Tapanuli).
Namun disayangkan tanggulnya jebol sekitar satu setengah tahun yang lalu. Hingga saat ini belum diperbaiki dikarenakan biaya yang cukup besar. Yang mengakibatkan warga kesulitan air minum. Dan mengharapkan dari penampungan air hujan.

Mirisnya lagi, pada saat kemarau panjang, mereka harus membeli air bersih seharga Rp. 150.000/balteng. Kondisi yang sudah lama dialami warga ini disampaikan kepada Marhuale Simbolon saat berkunjung ke daerah tersebut.

Mendengar keluhan itu, Marhuale Simbolon tanpa berpikir panjang langsung memberikan bantuan yang dibutuhkan warga dengan biaya sendiri.(SBS).
×
Berita Terbaru Update