-->

Notification

×

iklan

Iklan

MoA Unika St Thomas Dengan Korea, Kembangkan Desa Binaan

Sabtu, 21 Desember 2019 | 01.19 WIB Last Updated 2019-12-20T18:19:02Z
Unika Rintis Kampung Inggris Di Hutaraja Samosir
Penandatanganan MoA Unika St Thomas Medan dengan Korea.
Medan(DN)
Universitas Katolik Santo Thomas Medan gandeng Negara Korea untuk pengembangan desa binaan yang dirintis kampus tersebut di Kabupaten Samosir. Yakni Kampung Inggris di Hutaraja.

Bertempat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Jumat, 20 Desember 2019 Unika St Thomas menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Lembaga Penelitian Kostum Tradisional Korea (Korean Traditional Costume Research Institute).

Pendandatanganan yang diwakili oleh pihak Unika St Thomas, Ir. Patricius Sipayung, M.Si dan Prof. Chung, Won-sub selaku perwakilan dari Korean Traditional Costume Research Institute menyepakati Memorandun of Agreement (MoA) soal Kampung Inggris di Hutaraja pada bulan Januari mendatang. 
Berphoto bersama seusai penandatanganan MoA.
Menurut Patricius, lembaga ini sangat tertarik dengan desa binaan Unika yang saat ini sedang dirintis yaitu Kampung Inggris Hutaraja di Samosir.

Sebagai informasi, pada Juli 2019 lalu, Universitas Katolik Santo Thomas mendirikan sebuah desa binaan di Samosir. Alasan pendirian ini merupakan salah satu strategi untuk peningkatan nilai akreditasi institusi dari B menjadi A.

"Selain membangun mahasiswa, Unika juga hadir membangun masyarakat yang dimulai dari anak kecil," kata Rektor Unika St Thomas, Dr Frietz R. Tambunan.

Sebagai wujud keseriusan, selama satu bulan Juli-Agustus lalu, Unika St Thomas mengirimkan sejumlah Mahasiswi Fakultas Sastra ke Samosir untuk mengadakan pelatihan berbahasa Inggris kepada anak-anak di Samosir, Hutaraja khusus untuk SD, SMP dan SMA.

Dengan metode millenial, anak-anak terlihat enjoy mengikuti pelatihan ini setiap hari. Masyarakat setempat sangat antusias dengan keterlibatan Unika untuk membangun masyarakat.(SBS).
×
Berita Terbaru Update