-->

Notification

×

iklan

Iklan

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Samosir Gelar Operasi Lilin Toba 2019

Kamis, 19 Desember 2019 | 10.30 WIB Last Updated 2019-12-19T13:37:30Z
Gelar pasukan menjelang pelaksanaan operasi lilin Toba 2019 di wilayah hukum Kabupaten Samosir.
Samosir(DN)
Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kepolisian Resort (Polres) Samosir akan menggelar operasi lilin Toba.

Guna memantapkan persiapan sebelum operasi digelar, Polres Samosir pun melaksanakan upacara apel gelar pasukan Lilin Toba di Tanah Lapang Pangururan, Kamis (19 /12).

Pada apel gelar pasukan ini, Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga bertindak sebagai Inspektur Upacara. Apel diikuti oleh Kapolres Samosir, Pabung 0210/TU, unsur TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Tokoh Masyarakat dan Pramuka.

Sambutan tertulis Kapolri yang dibacakan oleh Wakil Bupati Samosir menyampaikan bahwa apel gelar pasukan operasi lilin dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah RI. Dengan tujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan.

"Selain itu, meningkatkan solidaritas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru," ungkap Kapolri.

Operasi lilin ini merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari mulai dari tanggal 23 Des 2019 s/d 01 Jan 2020. Fokus pengamanan sebanyak 61.308 objek di seluruh Indonesia.

"Baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA dan bandara yang melibatkan 191.807 personel yang ditempatkan di 1.792 titik pos pengamanan, 745 titik pos pelayanan dan 45 titik pos terpadu," lanjutnya.

Untuk mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas, Kapolri menekankan beberapa hal, antara lain para personel tetap menjaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

Serta memastikan setiap personel hadir sesuai plotting dan paham terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Melakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titik kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

"Laksanakan pengamanan secara profesional, humanis, melayani dengan baik, meningkatkan kewaspadaan serta memantapkan kerjasama, sinergi dan soliditas para pihak/ instansi terkait," pungkasnya Jenderal Pol Idham Azis.(SBS).
×
Berita Terbaru Update