-->

Notification

×

iklan

Iklan

DPRD Samosir Kunjungi Korban Banjir Bandang Di Desa Holbung

Rabu, 11 Desember 2019 | 16.50 WIB Last Updated 2019-12-11T09:50:24Z
Anggota DPRD Samosir tampak akrab bersama warga.
Samosir(DN)
Sehari pasca musibah, sejumlah anggota DPRD Samosir yang akhir November lalu dilantik yakni Rismawati Simarmata, Romauli Panggabean, Noni Situmorang, Polma Gurning dan Pantas M Sinaga mengunjungi korban banjir bandang di Desa Holbung, Kecamatan Sitiotio, Senin, 9 Desember 2019.

Pada kesempatan itu, salah satu anggota DPRD Samosir yang juga mantan ketua, Rismawati Simarmata menyampaikan turut berduka atas musibah banjir bandang yang terjadi di Desa Holbung tersebut.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi untuk membantu membersihkan material longsor berupa lumpur dan batu-batu besar.

“Kita sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam membersihkan material longsor ini. Semoga dengan semangat kebersamaan ini bisa menyelesaikan pembersihan ini semua,” ujarnya.

Rismawati juga berharap agar secepatnya material longsor dibersihkan sehingga akses jalan dapat terbuka guna untuk kelancaran perekonomian masyarakat sekitar yang melewati jalan tersebut.

"Kami minta Pemkab Samosir cepat tanggap terhadap bencana dengan sesegera mungkin menurunkan alat berat, guna meringankan beban warga," pungkas anggota Fraksi PDIP itu.
DPRD Samosir saat melihat langsung kondisi yang diterjang banjir.
Pada kesempatan tersebut, kelima anggota DPRD Samosir itu memberikan penghiburan kepada warga Holbung.

Tampak di lokasi, warga akrab bersama anggota DPRD Samosir yang meninjau lokasi musibah banjir bandang.

Sementara itu, Camat Kecamatan Sitiotio Bresman Simbolon, mengatakan banjir tersebut berlangsung Minggu malam sekira pukul 24.00 WIB malam.

"Hujan deras membuat sungai tak mampu menampung debit air. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun pohon kemiri, sawah dan tanaman kopi seluas 1 hektar rusak. Serta dermaga dan jembatan di hulu sungai, rusak," jelas Camat Sitiotio.

Bresman menambahkan, alat berat milik Pemkab Samosir belum sampai ke lokasi, berhubung transportasi via darat sangat sulit. Karena menuju lokasi harus melalui danau dengan kapal fery.

"Bantuan yang diberikan pemerintah Kabupaten Samosir saat ini masih sinso dan BBM," terangnya saat berada di lapangan bersama Kapolsek Palipi, AKP. N Ginting.SBS.
×
Berita Terbaru Update