![]() |
| DPRD Samosir bersama Bupati Vandiko Gultom turun langsung meninjau banjir. |
Samosir(DN)
Ditengah gelapnya malam, kepedulian tetap menyala. Turun langsung mendengar keluhan warga, melihat kondisi di lapangan dan hadir bersama keluarga yang terdampak. Hal inilah yang dilakukan DPRD Samosir.
Musibah banjir lumpur yang melanda warga Dusun I Desa Garoga Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu sore hingga Minggu dini hari, mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir dan Pemerintah Daerah (Pemda).
Komisi 3 DPRD Samosir yakni Ketua Jonny Sagala, Wakil Ketua Juliana Y.A Pardede, Anggota Renaldi Naibaho SH, Marco Christian Simbolon SIP dan Sekwan, Ricky SH Rumapea ST MSi bersama Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom ST beserta sejumlah perangkat daerah terkait turun langsung meninjau banjir tersebut, Minggu, 27 September 2026 pukul 1.30 Wib.
Kehadiran para legislator dan orang nomor satu di Negeri Satahi Saoloan ini bukan sekadar seremoni, melainkan untuk memastikan keselamatan warga serta memetakan langkah darurat pemulihan infrastruktur yang lumpuh total.
Tiba di lokasi, para anggota dewan bersama Bupati Samosir menyisir satu per satu titik terdampak, mulai dari pemukiman warga hingga fasilitas vital. Sedikitnya 5 rumah warga terendam material lumpur serta sejumlah akses jalan tertimbun longsoran. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Usai peninjauan, rombongan langsung menyambangi warga yang terdampak dan memberikan dukungan moril dan support. Di tempat itu, para anggota DPRD beserta Bupati Samosir juga menyalurkan berbagai paket bantuan kepada warga terdampak. Hal itu dimaksudkan, sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan atas musibah yang terjadi.
Ketua Komisi 3 DPRD Samosir, Jonny Sagala menyampaikan turut prihatin atas musibah tersebut. “Atas nama DPRD Samosir, kami turut prihatin. Kami datang langsung untuk melihat kondisi warga dan memastikan kehadiran DPRD di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah," ujarnya.
![]() |
| Bupati Samosir bersama DPRD Samosir hadir ditengah-tengah warga yang terdampak banjir. |
Ditambahkan Legislator Partai NasDem, Marco Christian Simbolon SIP, pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir, yakni OPD terkait untuk bergerak cepat dalam penanganan darurat, penyaluran logistik, serta pendataan kerusakan.
“Kami di DPRD akan mendorong anggaran tanggap darurat yang dibutuhkan dan memastikan bantuan tepat sasaran. Untuk jangka panjang, perlu ada kajian mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Samosir, Renaldi Naibaho SH mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi. Legislator Gerindra ini juga menekankan pentingnya kesiapan perangkat daerah dalam memantau dan menangani potensi bencana. Koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam upaya mitigasi, termasuk untuk memastikan informasi peringatan dini tersampaikan kepada warga.
"Bantuan ini adalah langkah kecil kami untuk membantu meringankan beban masyarakat sehingga kebutuhan dasar warga terdampak banjir terpenuhi," sebut Anggota DPRD Samosir, Juliana Pardede saat menyerahkan sembako.
Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom ST menuturkan, peninjauan ini untuk memastikan keadaan dan kondisi masyarakat tertimpa musibah. Fokus utama untuk pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak, dan memastikan akses jalan segera pulih agar aktivitas ekonomi tidak lumpuh.
Tidak hanya itu, Bupati Vandiko juga memastikan Dinas Kesehatan segera melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak, serta memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera menurunkan alat berat guna membersihkan material lumpur dan tanah yang menutup akses jalan dan permukiman warga.
“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga kita di Garoga. Pemerintah hadir bersama DPRD untuk memastikan warga aman dan kebutuhan awal tertangani. Bantuan pangan ini kami serahkan untuk meringankan beban warga. Saya sudah perintahkan Dinas Kesehatan untuk cek kesehatan warga, dan Dinas PU segera turunkan alat berat agar akses kembali terbuka,” ujar Bupati Vandiko.(SBS).



