-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-1761548249303

Tabungan Jadi Jaminan, KMM Permudah Akses Pendanaan Anggota Melalui Produk Pinjaman Agunan Modal (PAM)

Jumat, 21 Agustus 2026 | 12.09 WIB Last Updated 2026-08-21T06:21:19Z
KMM luncurkan produk baru dalam mempermudah layanan pendanaan anggota.

Bekasi(DN)

Selama ini kebanyakan masyarakat mengetahui bahwa untuk mendapatkan akses dana modal usaha ke lembaga keuangan baik bank maupun koperasi, harus memiliki jaminan utama berupa bukti kepemilikan kendaraan bermotor maupun sertifikat tanah atau rumah.


Kini, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri semakin mempermudah anggotanya dalam mendapatkan akses pendanaan, dengan meluncurkan produk baru yang menjadi solusi pembiayaan alternatif dalam mendorong kemajuan usaha anggota Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM).


Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI AAAIJ menuturkan, pihaknya saat ini baru meluncurkan produk baru sehingga anggota memiliki banyak pilihan untuk mengakses modal. Produk baru tersebut dinamai Pinjaman Agunan Modal (PAM) KMM.


Menurutnya, banyak anggota KMM pelaku usaha yang terkendala mendapatkan tambahan modal karena keterbatasan jaminan konvensional atau aset berharga yang bisa digunakan sebagai jaminan. Karena itu, lanjut Tumbur, kehadiran Pinjaman Agunan Modal ini bisa menjadi pilihan untuk membantu kebutuhan usaha anggota.

Pinjaman Agunan Modal (PAM) KMM.

"Pinjaman Agunan Modal ini kita rancang untuk mempermudah anggota mendapatkan akses pendanaan atau membutuhkan dana mendadak tanpa mengurangi atau menarik simpanan yang dimiliki di KMM dan malah tetap menerima pendapatan bunga bulanan dari tabungan maupun depositonya. Dengan begitu, masalah permodalan yang selama ini menghambat pertumbuhan usaha anggota bisa kita atasi bersama,” ujar Ketua koperasi yang berkantor pusat di Bekasi itu, Jumat, 21 Agustus 2026.


Keuntungan yang ditawarkan produk PAM ini adalah jasa pinjaman yang hanya 1,1  persen per bulan dengan biaya administrasi 5% (sekali hanya saat pencairan). Adapun plafon pinjaman, anggota KMM dapat mengajukan pinjaman maksimal 95% dari Modal Pokok/Wajib/Khusus yang dimiliki anggota.


Dikatakan Tumbur, saat anggota membutuhkan dana mendesak, pilihan menarik modal pokok/wajib anggota, membutuhkan waktu. Karena pencairan modal pokok/wajib wajib diajukan terlebih dahulu ke kantor pusat sehingga membutuhkan proses. Sebagai pilihan, sambungnya, anggota bisa meminjam di produk Pinjaman Agunan Modal (PAM) yang prosesnya cepat, berkisar 30 menit sampai 1 jam. Karena pencairan pinjaman bisa persetujuan Manajer Cabang.


Dana pinjaman dicairkan setelah tanda tangan surat menyatakan pinjaman, kuitansi dan kartu angsuran. Serta Angsuran Pokok + Jasa disetor setiap bulan bersamaan dengan Modal Wajib, dengan jangka waktu pinjaman sesuai kesepakatan antara 6 sampai dengan 60 bulan. Tak hanya itu, KMM juga memberikan uang duka kepada anggota jika terjadi musibah/meninggal.


Anggota yang tertarik untuk mendapatkan fasilitas ini dapat mengajukan pinjaman dengan mengisi formulir permohonan pinjaman di kantor cabang KMM yang saat ini berjumlah 203 kantor yang tersebar di 25 propinsi se-Indonesia.


Ada sisi edukasi dalam produk ini dimana anggota tetap diwajibkan untuk menyisihkan sebagian dari rejekinya yang didapat setiap hari untuk ditabung di simpanan yang dimiliki di Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM), sehingga dengan demikian anggota akan terbiasa untuk menabung. Anggota juga bisa memantau nilai simpanan atau deposito secara real-time dan memperoleh laporan keuangan yang transparan melalui aplikasi Makmur Mandiri Mobile.(SBS).

×
Berita Terbaru Update