-->

Notification

×

iklan

Iklan

Korban Hilang Banjir Bandang di Kenegerian Sihotang Ditemukan

Jumat, 17 November 2023 | 15.28 WIB Last Updated 2023-11-17T10:30:51Z
Tim penyelamat mengevakuasi jasad korban banjir bandang Sihotang.(ist).
Samosir(DN)
Pencarian korban hilang akibat banjir bandang yang melanda Kenegerian Sihotang pada Senin malam lalu, membuahkan hasil, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, 17/11.

Korban atas nama Op. Intan (Rosma) br. Habeahan (67) ditemukan dalam posisi telungkup tertimbun lumpur, sekitar pukul 11.53 wib.

Korban ditemukan sekitar 200 m diatas SMP 2 Harian, ± 1 km dari rumah korban. Keberadaan jasad korban sendiri, cukup jauh dari lokasi rumahnya karena diduga terseret arus banjir bandang.

"Benar, korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Samosir, Sarimpol Manihuruk, Jumat (17/11).

Ditambahkan Sarimpol, ratusan warga lainnya juga hingga kini masih berada di tenda pengungsian Pintu Batu, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan. “Jumlah korban banjir yang mengungsi saat ini sekitar 840 orang,” sebutnya.

Masih kata Sarimpol, 5 unit rumah warga Desa Turpuk Sihotang dan gedung SMP Negeri 2 Harian mengalami kerusakan yang cukup parah akibat dari banjir bandang ini.

Sementara itu, kerusakan juga terjadi pada areal pertanian warga. Diperkirakan mencapai sekitar 186 hektar. Dimana arus banjir disertai lumpur dan batu menyapu areal persawahan warga.

Mengingat curah hujan yang masih tinggi, Pemkab Samosir menghimbau, agar yang tinggal di perkampungan sekitar bantaran sungai tetap siap siaga.(red).
×
Berita Terbaru Update