-->

Notification

×

iklan

Iklan

Jenderal Maruli Simanjuntak Dilantik Sebagai Kepala Staf Angkatan Darat

Rabu, 29 November 2023 | 18.18 WIB Last Updated 2023-11-29T11:18:50Z
Presiden Jokowi melantik Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Kasad.(Sekretariat Kabinet RI).
Jakarta(DN)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 103/TNI Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Maruli menjabat sebagai Kasad mengisi posisi yang ditinggal Jenderal TNI Agus Subiyanto yang naik jabatan menjadi Panglima TNI. Maruli sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Dengan pelantikan ini, Maruli memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat dari Letnan Jenderal TNI menjadi Jenderal TNI.

Usai dilantik, Maruli menegaskan akan memimpin TNI AD untuk bersikap netral dalam Pemilu 2024.

“Saya yakin, saya akan pastikan bahwa TNI AD khususnya harus netral. saya pastikan itu,” kata Maruli.

Maruli mengaku netralitas TNI AD juga menjadi arahan khusus Presiden Jokowi kepada dirinya. Presiden menekankan agar Maruli menjaga nama baik TNI yang selama ini sudah terbangun dengan baik di masyarakat.

“Mengenai netralitas sangat ditekankan beliau (Presiden). Saya pikir, saya pribadi juga tidak akan mengembalikan nama institusi AD yang sudah baik untuk hal seperti itu. Saya tidak mau. Karena ini akan jadi sejarah panjang bahwa kami di TNI AD khususnya tidak netral dalam pemilihan umum,” kata Maruli.

Maruli juga memastikan dirinya tidak akan segan-segan memberikan sanksi terhadap prajurit TNI AD yang melanggar komitmen netralitas pada Pemilu 2024.

Itu sudah pasti ya. Karena zaman sekarang itu kan mencari bukti itu tidak sulit. Banyak orang tiba-tiba sudah ada rekaman video, sudah ada ini. Jadi sangat mudah sebetulnya. Saya pikir AD khususnya akan cepat merespons hal-hal seperti ini. Kalau sudah ada bukti ya kita pasti ada tindakan,” tegasnya.(red/ant).
×
Berita Terbaru Update