-->

Notification

×

iklan

Iklan

Kontradiktif! Anggota Dewan Dihadang, Ober Gultom Bebas Masuk ke Rumdis Bupati Samosir

Kamis, 29 September 2022 | 20.50 WIB Last Updated 2022-09-30T00:53:15Z
Kolase foto 3 anggota DPRD Samosir dihadang di gerbang rumah dinas Bupati Samosir, saat hendak memonitoring pelaksanaan proyek renovasi rumdis tersebut. Sementara orang tua Bupati Samosir, Ober Gultom bebas masuk.
Samosir(DN)
Rombongan Ober Gultom yang notabene orangtua dari Bupati Samosir Vandiko Gultom bebas masuk ke lokasi Rumah Dinas Bupati Samosir untuk monitoring renovasi pembangunan rumah dinas tanpa didampingi oleh pihak dinas terkait.

Masuknya Ober Gultom bersama rombongannya ke lokasi rumah dinas pada Kamis (29/9/22) sore, dibenarkan oleh Kasatpol PP Samosir Roijan Pasaribu dan juga petugas Satpol PP yang berjaga di pintu masuk rumah dinas Bupati Samosir, Asner Simbolon.

"Setahuku sudah seijin yang punya rumah," kata Kasatpol PP Samosir, Roijan Pasaribu.

Ketika ditanya apa kapasitas Ober Gultom yang orang awam monitoring ke rumdis, Roijan menjawab tidak paham tujuan mereka ke rumdis.

Namun ketika ditanya apakah rumdis tersebut telah ditempati sehingga orangtua Vandiko bebas masuk, Roijan Pasaribu mengatakan bukan kapasitasnya untuk menjawab apakah rumdis sudah ditempati atau tidak.

Ditambahkan petugas Satpol PP Samosir, Asner Simbolon, selama di rumah dinas Bupati Samosir, Ober Gultom dan rombongan melihat-lihat proyek renovasi tersebut dan berbincang dengan pekerja disana.

Sementara itu, Kabag Umum dan Perlengkapan Sekdakab Samosir, Elman Silalahi ketika dikonfirmasi menyampaikan bahwa rumah dinas Bupati Samosir masih dalam tahap renovasi.

Dengan bebasnya rombongan Ober Gultom yang juga membawa 3 orang artisnya memasuki lokasi renovasi rumah dinas Bupati Samosir menandakan adanya diskriminasi terhadap masyarakat yang ingin mengawasi proses pengerjaan rumah dinas Bupati Samosir.

Dan sepertinya ada yang ditutupi dan tidak transparan terhadap penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk renovasi rumdis Bupati Samosir yang sudah dialokasikan sejak tahun 2021.

Sempat Viral
Sebelumnya, petugas Satpol PP yang berjaga di rumdis Bupati Samosir terancam pecat akibat memperbolehkan Ormas, LSM dan
wartawan meliput proses pengerjaan renovasi rumah dinas tersebut.

Hal yang sama juga pernah dialami sejumlah Anggota DPRD Samosir. Anggota Satpol PP Kabupaten Samosir, berani menghadang tiga anggota DPRD Kabupaten Samosir, yang hendak mengawasi pekerjaan proyek perawatan rumah dinas Bupati Samosir. Penghadangan itu, disebut atas perintah Kepala Satpol PP Kabupaten Samosir.

Anggota lembaga wakil rakyat Kabupaten Samosir dari Fraksi PDIP tersebut, juga dilarang masuk ke dalam rumah dinas Bupati Samosir. Petugas Satpol PP Kabupaten Samosir, sampai menutup rapat pagar besi di depan rumah dinas.

Salah seorang anggota Satpol PP Kabupaten Samosir, yang tidak mengenakan seragam lengkap, ke luar dari pintu pagar besi dan menemui ketiga anggota DPRD Kabupaten Samosir, di luar pintu pagar rumah dinas.

Petugas Satpol PP tersebut mengatakan, anggota dewan tidak diperkenankan masuk ke rumah dinas karena perintah dari Kepala Satpol PP Kabupaten Samosir, dan kedatangannya tidak didampingi Dinas PUPR Kabupaten Samosir.

Sikap para anggota Satpol PP Kabupaten Samosir ini, membuat kesal para anggota dewan. Salah satu anggota Komisi III DPRD Kabupaten Samosir, Wisnu Sidabutar mengatakan, kedatangannya untuk menjalankan fungsi, tugas, dan kewenangan sebagai anggota legislatif, namun justru dihalangi.

"Alasan penghadangan karena perintah Kepala Satpol PP Kabupaten Samosir, dan karena kedatangan kami tanpa didampingi Dinas PUPR. Alasan ini sangat aneh, karena kami menjalankan tugas, fungsi dan kewenangan untuk mengawasi kinerja pemerintah daerah," tegas Wisnu.

Kedatangannya bersama dua anggota Komisi III DPRD Kabupaten Samosir, ke rumah dinas Bupati Samosir ini, untuk memastikan proyek perawatan rumah dinas bupati tersebut dikerjakan dengan baik. Mengingat, proyek perawatan rumah dinas itu masih terus dilakukan sejak tahun 2021.

Bahkan, akibat masih adanya proyek perawatan rumah dinas, membuat Bupati Samosir, Vandiko Gultom belum menempati rumah dinasnya sejak dilantik sebagai bupati satu tahun lalu, dan hingga kini memilih tinggal di hotel yang diduga milik orang tuanya untuk dijadikan rumah dinas sementara.

Terkait penolakan masuk ke lokasi rumah dinas Bupati yang dialami anggota DPRD Samosir, beberapa waktu lalu Kasatpol PP Samosir Roijan Pasaribu memberikan pernyataan kepada media di Gedung DPRD Samosir, bahwa setiap yang akan memasuki rumah dinas harus memiliki izin dan didampingi oleh dinas terkait.

Tampak juga Bupati Samosir Vandiko Gultom merespon supaya Badan Kehormatan Dewan memproses Anggota DPRD Samosir dari Fraksi PDIP yang tergabung dalam Komisi III monitoring tanpa sepengetahuan Ketua Komisi III DPRD Samosir, pada waktu adanya penolakan anggota DPRD Samosir yang dihalangi masuk untuk monitoring renovasi rumdis.

Dengan bebasnya rombongan Ober Gultom memasuki lokasi renovasi rumah dinas Bupati Samosir menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat Pangururan dan menjadi pertanyaan berbagai pihak terkat protokoler di rumdis Bupati Samosir.

Setelah media mengetahui keberadaan Ober Gultom di rumdis dan mengejar ke lokasi, rombongan langsung keluar dari rumdis.(red).
×
Berita Terbaru Update