-->

Notification

×

iklan

Iklan

KMM Cabang Samosir 2 Gencarkan Sosialisasi Layanan Makmur Mandiri Mobile

Senin, 23 Mei 2022 | 16.12 WIB Last Updated 2022-05-23T10:54:55Z
Sejumlah anggota KMM cabang Samosir 2 mulai memanfaatkan layanan digital Makmur Mandiri Mobile.
Samosir(DN)
Pelayanan berbasis teknologi informasi atau digital yang mulai diterapkan Koperasi Makmur Mandiri (KMM) di tahun 2022 ini, direspon baik oleh 170 cabang KMM yang tersebar di 23 propinsi.

Seperti Cabang Samosir 2 yang berkantor di Saitnihuta Kecamatan Pangururan, menggencarkan sosialisasi penggunaan layanan digital berupa Makmur Mandiri Mobile kepada 1294 anggota di cabang tersebut.

Manajer KMM Cabang Samosir 2, Juni Bangkit Hutasoit menyampaikan bahwa kantor yang ia pimpin, bertekad mewujudkan target 50% dari total 1294 anggota, sudah bisa mengakses dan memanfaatkan layanan Makmur Mandiri Mobile.
Makmur Mandiri Mobile, digitalisasi layanan KMM kepada anggota.
"Saat ini kita sedang menggencarkan sosialisasi Makmur Mandiri Mobile kepada anggota. Kita targetkan, hingga akhir tahun, sekitar 600 anggota sudah bisa memanfaatkan layanan digital ini," ujar Manajer KMM Cabang Samosir 2, Senin, 23 Mei 2022.

Sebelumnya, Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM mengatakan, seiring membaiknya perekonomian pasca pandemi Covid-19, Koperasi Makmur Mandiri (KMM) memacu para pengurus 170 cabang KMM untuk semakin meningkatkan kinerja.

Koperasi yang berkantor pusat di Bekasi Jawa Barat ini, pun kian getol memanfaatkan program digital guna memodernisasi usaha sekaligus menambah anggotanya menggunakan Makmur Mandiri Mobile atau triple M.

"KMM menargetkan sampai dengan ulang tahun 22 Juni nanti, setidaknya 40 ribu anggota sudah mengakses Makmur Mandiri Mobile," ungkap Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM.
Makmur Mandiri Mobile tersedia di playstore.
Putra 12 Bersaudara ini menambahkan, sosialisasi pelayanan digital kepada seluruh anggota KMM, menjadi pekerjaan pentingnya di tahun 2022 ini. Ia ingin segenap anggota melek teknologi digital sehingga mereka dapat mengikuti aktivitas bisnis KMM secara transparan.

Menurutnya lagi, digitalisasi memberikan tambahan pendapatan bagi koperasi, selain pengembangan aplikasi ini memudahkan anggota dalam hal transaksional. Dari pengisian pulsa dan token saja mendapatkan margin sebesar Rp1.000.

"Bagi anggota sebetulnya lebih murah dibandingkan mengisi pulsa dari bank atau minimarket. Untuk mengisi pulsa Rp100 ribu hanya membayar Rp99 ribu," terang Suami Jusniar Simbolon itu.(SBS).
×
Berita Terbaru Update