-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20220326-WA0052

Tragis! Hendak Menolong, Pria ini Malah Tenggelam di Danau Toba

Minggu, 23 Januari 2022 | 21.28 WIB Last Updated 2022-01-23T16:28:29Z
Korban tenggelam saat dilarikan ke Puskesmas Tuktuk Siadong.(Polsek Simanindo).
Samosir(DN)
Tragis sekali nasib yang dialami Pantow Horas Hutapea (56), warga Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, yang datang berlibur ke Kabupaten Samosir.

Niat hati hendak menolong abangnya Benny Hutapea (61), warga Rawamangun, Jakarta Timur, yang kelelahan berenang, ia justru tenggelam di Perairan Danau Toba tepatnya di Hotel Samosir Villa Kelurahan Tuktuk Siadong Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir, Minggu, 23 Januari 2022.

Hal ini dibenarkan Kapolres Samosir melalui Kapolsek Simanindo AKP Tumpal Tobing. Ia menjelaskan, kejadian bermula sekira pukul 16.10 wib, Benny Hutapea berenang tanpa menggunakan life jacket di tepian Danau Toba yang terletak di Hotel Samosir Villa.

"Pada saat kurang lebih 15 meter berenang ke arah tengah danau, Benny Hutapea tiba-tiba minta tolong karena tidak sanggup lagi berenang," ungkap Kapolsek Simanindo AKP Tumpal Tobing.

Melihat hal ini, sambungnya, Pantow Horas Hutapea selaku adik kandung Benny Hutapea, berinisiatif untuk menolong. Namun korban berenang menyelamatkan abangnya tanpa menggunakan life jacket.

Sesampainya di lokasi, korban melihat Benny Hutapea sudah hampir tenggelam. Sehingga Benny menekan tubuh korban dan ia pun tenggelam.

Dikatakan Kapolsek, pada saat kejadian, salah satu warga, Nangkok Sigiro melintas menggunakan speed boat disekitar kejadian. Spontan, ia langsung bergegas melempar 6 buah ban pelampung sehingga Benny Hutapea terselamatkan dan berhasil ketepi.
Mediasi pihak keluarga korban dan Hotel Samosir Villa.
Selanjutnya, dua karyawan Hotel Samosir Villa, Tigor Lumban Raja dan Togu Sihombing datang menolong. Dan mereka langsung menyelam untuk menolong korban yang sudah tenggelam. "Korban berhasil diangkat dan dibawa ke tepi," ujarnya.

Lalu personil Polsek Simanindo yang mendapat laporan bersama karyawan hotel, Koramil 01/SMD, masyarakat dan team medis Puskesmas Tuktuk langsung membawa korban dengan menggunakan oksigen ke Puskesmas Tuktuk Siadong.

Naas, sekitar pukul 17.30 Wib, dari hasil keterangan Dokter Puskesmas Tuktuk Siadong, korban dinyatakan meninggal dunia.

Ditambahkan Camat Simanindo, Hans Sidabutar, dari hasil mediasi antara pihak Hotel Samosir Villa dan keluarga korban, diperoleh kesepakatan bahwa keluarga korban tidak ada tuntutan kepada pihak Hotel Samosir Villa.

"Pihak Hotel Samosir Villa juga bersedia menanggung semua biaya penanganan jenazah, mulai dari biaya penanganan berupa formalin di Puskesmas Tuktuk, biaya peti sampai biaya ambulance ke Siantar," jelasnya.

Untuk saat ini, jenazah masih berada di Puskesmas Tuktuk, dan malam ini akan dibawa ke ruang jenazah/kamar mayat RSUD dr Hadrianus Sinaga Pangururan, menunggu besok pagi dibawa ke Siantar.(ril).
×
Berita Terbaru Update