-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Pemkab Samosir Gelar Open House Ditengah Kekhawatiran Omicron

Sabtu, 08 Januari 2022 | 01.27 WIB Last Updated 2022-01-08T02:30:17Z
Bupati dan Wakil Bupati Samosir saat menyampaikan sambutan pada Open House Syukuran awal tahun 2022.
Samosir(DN)
Varian baru virus corona datang di akhir tahun dan terus merebak hingga menjelang liburan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Adalah galur Omicron yang sudah dilaporkan terdeteksi di 85 negara.

Sejak diumumkan pertama kali ke WHO dari Afrika Selatan dan Botswana pada 24 November 2021, varian B.1.1.529 atau galur Omicron terus menjadi perhatian publik.

Di Indonesia, infeksi pertama galur Omicron dilaporkan pada 16 Desember 2021. Sejak saat itu, Indonesia kembali dibayang-bayangi klaster Covid-19.

Per Jumat (7/1/2022), Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia sendiri kembali melaporkan adanya tambahan sebanyak 518 kasus.

Kini, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4.265.187 orang. Kenaikan kasus di tanah air tak lepas dari peningkatan kasus varian baru Covid-19 Omicron.

Ditengah kekhawatiran dan usaha pemerintah pusat untuk mencegah agar virus ini tidak semakin menyebar, hal berbeda justru dipertontonkan Pemerintah Kabupaten Samosir.

Pasalnya, ditengah pandemi Covid-19, pada Jumat, 7 Januari 2022, Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar open house syukuran tahun 2022 di Pesanggrahan, Pangururan.

Acara syukuran ini diawali dengan ibadah dan kata-kata sambutan dari Tokoh Masyarakat, Forkopimda, dan dihibur berbagai Artis lokal dan Ibukota.

Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang, pada sambutannya secara lugas menyampaikan, "Jangan ada yang mengganggu saya dan Bupati, dari pihak luar,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, bahwa selama ini dirinya masih tinggal diam. Terutama terkait informasi beredar di masyarakat. “Ada saya dengar informasi, pada penempatan jabatan para aparatur terjadi transaksi. Ini harus kami luruskan,” kata Martua.

Menurutnya, dia bersama Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom tak pernah terlibat dengan selebaran itu. “Kalau ada ASN yang lebih mempercayai pihak luar daripada Bupati dan Wakil Bupati Samosir. Itu perilaku bodoh,” ujarnya.

Martua bilang, Bupati Vandiko merupakan pribadi yang baik. “Pak Bupati ini merupakan pribadi yang baik dan tetap ingin belajar,” beber Wabup.

Maka ditegaskannya, jika aparatur di jajaran Pemkab Samosir kokoh dan kuat; harus lebih mempercayai pimpinan daerah daripada pihak luar. “Aparatur Pemkab Samosir harus lebih mempercayai kita. Bupati dan Wakil Bupati, jangan percaya pihak luar,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas dukungannya. Terutama dalam menjalankan program pembangunan daerah. “Mari kita bersatu meraih cita cita bersama. Untuk melaksanakan visi misi Kabupaten Samosir,” kata dia.

Untuk diketahui, akhir-akhir ini beredar informasi di kalangan masyarakat, bahwa Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang merasa berkeberatan. Terutama pada pengisian jabatan dan pelantikan pejabat daerah.

Menurutnya, kesepakatan Bupati dan Wakil Bupati untuk memilih pejabat terbaik pada posisinya dipengaruhi oleh pihak luar. Pada dua kali pelantikan pejabat. Diduga kuat Wakil Bupati Samosir tidak diikutsertakan dalam penentuan posisi pejabat.

Bahkan pada pelantikan yang kedua kali, Wakil Bupati Samosir bahkan berada di luar kota.(red).
×
Berita Terbaru Update