-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Perkaya Kompetensi Pemandu Wisata, Dispar Samosir Kembali Gelar Pelatihan

Rabu, 01 Desember 2021 | 13.15 WIB Last Updated 2021-12-03T06:17:57Z
Pelatihan pemandu wisata di Kabupaten Samosir.
Samosir, DN | Pemerintah Kabupaten Samosir, melalui Dinas Pariwisata, kembali memperkaya pengetahuan dan kompetensi untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pemandu wisata cagar budaya.

Peningkatan SDM tersebut dilakukan melalui pelatihan selama 3 hari sejak 29 November hingga 1 Desember 2021 di Hotel Dumasari Tuktuk Siadong Kecamatan Simanindo, dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat dalam rangka pencegahan Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Dumosch Pandiangan kepada Durasi News menyampaikan harapannya agar nantinya para pemandu wisata, cagar budaya memiliki SDM yang mengetahui, memahami sejarah, asal usul keberadaan cagar budaya sebagai warisan nenek moyang yang bernilai tinggi itu, berdasarkan bukti-bukti yang akurat dan mendapat legalitas dari ahli cagar budaya.

“Kami berharap, melalui pelatihan ini para peserta dapat termotivasi untuk mempersiapkan diri masing-masing, menjadi seorang pemandu wisata cagar budaya yang handal dan profesional,” sebutnya, Rabu, 1 Desember 2021.

Tentu, dalam mewujudkan hal itu membutuhkan dorongan dari lembaga terkait dan pemerintah. Dalam hal ini Pemkab Samosir terus mendorong melalui pelatihan-pelatihan lanjutan untuk melakukan verifikasi dalam memperoleh sertifikasi kepemanduan wisata cagar budaya.

"Kita berharap para pemandu agar mempersiapkan diri, menguasai nilai-nilai yang terkandung pada objek-objek cagar budaya menjadi perbendaharaan pengetahuan. Untuk selanjutnya dapat diimplementasikan disuguhkan kepada pada wisatawan nantinya,” sebut Dumosch.

Ditambahkan, komitmen Dinas Pariwisata tahun ini adalah mencari local champion dari setiap desa potensial wisata. Trend pariwisata dunia saat ini sedang mengarah kepada engagement tourism, yaitu wisatawan ingin terlibat langsung dengan aktifitas masyarakat di desa setempat, ingin merasakan sensasi-sensasi yang tidak didapatkannya di daerah asalnya.

Lanjut Kadis, melihat potensi yang ada di Samosir, sangat mungkin keunikan dan kekayaan yang tersembunyi pada tiap desa, yang selama ini belum dieksplore oleh masyarakat setempat, sangat dimungkinkan bisa dikemas menjadi paket wisata unggulan yang layak dijual kepada wisatawan domestik terlebih mancanegara.

Ia juga menyampaikan, pelatihan itu dilaksanakan sebagai upaya menggerakkan masyarakat potensial untuk mengeksplore kekayaan, keunikan budaya serta mengkemasnya dan memanfaatkanya untuk menambah kunjungan wisata sekaligus memberi nilai tambah ekonomi di desanya masing-masing.(SBS).
×
Berita Terbaru Update