-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Songsong Tahun 2022, KMM Bidik SHU 15 Miliar Dengan Asset Rp 1,3 Triliun

Senin, 08 November 2021 | 19.42 WIB Last Updated 2021-11-11T06:28:26Z
Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM membuka Rapimnas KMM tahun kerja 2022 di Hotel Grand Mulya Bogor Jawa Barat.
Bogor(DN)
Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM), secara konsisten dan kontinyu senantiasa melakukan program penataan dan membangun sistem manajemen kerja perusahaan yang baik. Upaya ini kembali dilakukan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KMM tahun kerja 2022, yang digelar selama empat hari, 8-11 November 2021 di Hotel Grand Mulya Bogor, Jawa Barat.

Melibatkan seluruh pemangku jabatan dalam lingkup KMM, seperti para pengurus, pengawas, penasehat pusat serta pimpinan koordinator wilayah dan sejumlah pimpinan cabang, rapat pimpinan ini secara fokus membahas dan mengevalusi program dan sistem manajemen yang sedang berjalan.

Ditengah pandemi Covid-19 yang perlahan berangsur pulih yang dibarengi pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik, KMM sendiri semakin optimis melangkah maju untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas.

Tak tanggung-tanggung, di tahun 2022 mendatang, koperasi yang berkantor pusat di Bekasi Jawa Barat ini menargetkan pencapaian Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 15 Miliar, dengan penambahan anggota sebanyak 120.000 orang dan asset mencapai 1,3 triliun Rupiah.

Hal ini disampaikan Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM saat membuka rapat pimpinan nasional (Rapimnas) KMM tahun kerja 2022, Senin, 8 November 2021 di Hotel Grand Mulya Bogor Jawa Barat.
Para peserta Rapimnas KMM berphoto bersama.
Target ini sendiri tak muluk-muluk, pasalnya, sepanjang tahun 2021 saat terjadi perlambatan ekonomi akibat pandemi, KMM terus bertumbuh dan mencatatkan kinerja yang apik.

Dimana hingga Oktober 2021, KMM telah mencatatkan SHU sebesar Rp 5.278.955.000, mengalami peningkatan jika dibandingkan SHU tahun 2020 yang hanya sebesar Rp 4.506.475.000. Untuk asset, saat ini KMM memiliki asset sebanyak Rp 945.683.000.000, mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu Rp 820.302.000.000.

Masih dalam rapimnas, dalam arahannya, Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM memuji kinerja 170 cabang yang tersebar di 23 propinsi, sehingga SHU KMM hingga bulan Oktober mencapai Rp 5 Miliar.

Putra 12 Bersaudara kelahiran Tanjung Bunga Kabupaten Samosir, ini mengharapkan agar setiap kantor cabang KMM semakin solid dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.
Kantor pusat KMM di Bekasi Jawa Barat.
Tumbur Naibaho juga mengungkapkan bahwa di tahun 2022, KMM kembali dipercaya Kementerian Koperasi dan UKM melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) dalam penyaluran dana bergulir.

"Jika tahun ini kita mendapat Rp 150 miliar, untuk tahun 2022 KMM dipercaya menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 200 miliar, terbesar untuk kategori koperasi," ungkap Suami Jusniar Simbolon itu.

Dengan penambahan dana bergulir ini, Ketua KMM berharap akan memperkuat likuiditas yang dapat digunakan sebagai modal investasi atau membiayai usaha-usaha produktif anggota KMM.

Sementara itu, Wakil Ketua KMM, Chandra Naibaho menyampaikan bahwa rapat ini mengevaluasi kinerja selama tahun 2021 dan menyusun rencana kerja tahun 2022. Juga penyamaan persepsi dan pandangan antar setiap unit kerja terhadap implementasi teknis, tata kelola administrasi dan peraturan-peraturan lainnya.

"Rapat pimpinan ini untuk merefresh dan meneguhkan semangat dan komitmen para unsur pimpinan dalam melaksanakan amanah dan tanggung jawab yang diberikan kepada mereka,” paparnya.

Upaya KMM untuk merefresh dan memotivasi para unsur pimpinan wilayah maupun cabang, ini menjadi langkah yang penting dalam penataan manajemen kerja sehingga KMM terus dipercaya anggota dan semakin meneguhkan diri sebagai koperasi terkemuka di tanah air.(SBS).
×
Berita Terbaru Update