-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Kalahkan Atletico Madrid, Liverpool Lolos ke 16 Besar Liga Champions

Kamis, 04 November 2021 | 06.23 WIB Last Updated 2021-11-04T05:29:31Z
Pemain Liverpool, Diogo Jota, merayakan golnya ke gawang Atletico Madrid dalam matchday keempat fase grup Liga Champions hari Kamis (4/11/2021). (c) AP Photo.
London(DN)
Tiga poin penting berhasil didapatkan Liverpool dalam matchday keempat grup B Liga Champions, Kamis (4/11/2021) dini hari di Stadion Anfield. Melawan Atletico Madrid, pasukan Jurgen Klopp menang dengan skor 2-0.

Dua gol Liverpool dicetak oleh Diogo Jota dan Sadio Mane pada babak pertama, masing-masing di menit ke-13 dan 21.

Hasil undian fase grup yang dilakukan beberapa bulan lalu menempatkan Liverpool dalam kelompok berat. Mereka dipersatukan dengan Atletico Madrid, AC Milan, dan FC Porto. Nama-nama yang tidak asing di pentas Liga Champions.

Namun Liverpool bisa dengan mudah melewati fase penyisihan grup B. Mereka sepertinya tidak terganggu dengan embel-embel 'grup neraka' dan bisa lolos tanpa menemui kesulitan berarti.

Empat pertandingan disapu bersih dengan kemenangan. Berkat hasil tersebut, mereka bisa memuncaki klasemen Grup B dengan raihan 12 poin.

Mereka tak mungkin terkejar meski kalah dalam dua pertandingan sisa. Sehingga Liverpool bersama dua tim lainnya yakni Juventus dan Bayern Munchen, memastikan diri jadi yang mendapat tempat di babak 16 Besar.

Jalannya Pertandingan
Liverpool memainkan formasi 4-3-3. Mohamed Salah, Diogo Jota, dan Sadio Mane dipasang sebagai trisula di lini depan.

Atletico di sisi lain, harus kehilangan Antoine Griezmann di sektor depan akibat kartu merah di laga sebelumnya.

Sebagai gantinya, pelatih Atletico Diego Simeone memasang Joao Felix dan Angel Correa di belakang Luis Suarez dalam formasi 3-4-2-1 andalannya.

Kedua tim bermain alot di 10 menit pertama. Atletico dan Liverpool lebih banyak berkutat di lini tengah.

Namun, petaka menghampiri Atletico ketika laga berjalan 13 menit. 

Full back Liverpool Trent Alexandre-Arnold mengirim bola crossing dari sisi kanan. Diogo Jota yang luput dari kawalan bek Atletico langsung menyundul bola. Gol! Liverpool unggul 1-0.

The Reds akhirnya bisa menggandakan keunggulan menit 21' lewat aksi Sadio Mane. Lagi-lagi Arnold berperan sebagai pemberi assist terhadap gol pemain asal Senegal tersebut.

Dalam keadaan tertinggal 0-2, Atletico justru harus bermain dengan 10 orang setelah Felipe Augusto diganjar kartu merah oleh wasit.

Bek asal Brasil itu dianggap melakukan tekel keras terhadap Mane sehingga wasit langsung mengusirnya ke luar lapangan.

Unggul jumlah pemain, Liverpool terus mengurung pertahanan Atletico. Namun, tak ada satu pun peluang yang dikonversi menjadi gol. Skor 2-0 akhirnya menutup babak pertama.

Memasuk paruh kedua, Atletico mencoba menaikkan intensitas serangan guna memperkecil kedudukan.

Liverpool langsung mencetak gol cepat di awal babak kedua lewat Diogo Jota. Namun, wasit tidak mengesahkannya karena Jota sudah dalam posisi offside.

Bek Liverpool Joel Matip sempat memiliki kans membobol gawang Atletico pada menit 53'. Sayang, tembakannya masih menyamping.

Menit 57, Luis Suarez sempat merobek gawang Liverpool yang dikawal Alisson Becker, tetapi wasit menganulirnya lantaran bomber Uruguay itu sudah terlebih dulu terjebak posisi offside.

Setelah itu, Liverpool terus membombardir pertahanan Atletico. Namun, tak ada satu pun yang berbuah gol. Alhasil, skor 2-0 keunggulan The Reds tetap bertahan.

Tambahan tiga poin membuat Liverpool kian kokoh di puncak klasemen Grup B dengan torehan sempurna 12 poin. Adapun Atletico harus melorot ke posisi tiga karena baru mengemas 4 angka dari 4 laga.

“Pertandingan ini nyaris sempurna. Persis seperti keinginan kami. Kami juga mencetak gol di saat yang tepat. Tetapi, lawan juga tampak lebih agresif, ketimbang saat bermain di kandangnya,” kata Klopp, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis (4/11/2021).

Klopp kemudian memuji peran Trent Alexander-Arnold. Pasalnya, sang pemain memang memberikan dua assist yang berujung kepada gol, yang disambut dengan baik oleh Jota dan Mane.

Kami dapat bertahan dengan baik dan dua bola yang cantik dari Trent. Mereka lalu menyelesaikannya dengan baik, terutama penyelesaian akhir Sadio. Diogo berharap bisa menyelesaikannya, tetapi Sadio cukup bernafsu dan berada di tempat yang tepat,” ujarnya.(red/Viva/bola).
×
Berita Terbaru Update