-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Miris, BKD Samosir Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 08.56 WIB Last Updated 2021-10-30T11:37:48Z
Penampakan bendera setengah tiang di kantor BKD Samosir.
Samosir(DN)
Ada fenomena aneh di seputaran Kantor Bupati Samosir, Jumat (29/10/2021) sekitar pukul 11.00 Wib. Tepatnya di depan Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Samosir.

Walaupun negara tidak sedang berduka, terlihat bendera merah putih dipasang setengah tiang, di depan kantor tersebut.

Anehnya, ada beberapa staf kantor Bapenda Samosir yang berada di depan Kantor BKD, sedang gotong royong di dekat bendera itu.

Bahkan Kepala Badan Pendapatan Daerah Samosir terlihat gotong-royong membersihkan lokasi kantornya, tidak menyadari kejadian ini.

Lantaran sang merah putih yang dipasang setengah tiang, beberapa wartawan yang kebetulan lewat di kantor BKD Samosir pun merasa aneh. 

Karena penasaran, para jurnalis yang biasa meliput di seputaran Kantor Bupati Samosir mendatangi ruangan BKD. Kejadian yang “miris” itu perlu diklarifikasi Kepala BKD Samosir August Sinaga.

Ternyata dia tak berada di tempat. Ketika dihubungi wartawan via WhatsApp dan telepon seluler, August mengatakan sedang berada di Medan. “Sedang rapat di kantor Gubernur,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Sekdakab Samosir Jabiat Sagala kepada wartawan menegaskan, sudah memperingati aparaturnya. “Kita sudah cek, ternyata benar kejadiannya karena ada kesalahan teknis,” jelasnya.

Ia mengatakan, sesuai penjelasan aparatur BKD, tali bendera longgar. “Mohon maaf ya, mereka berjanji tidak akan terulang kejadian yang sama,” sebut Jabiat.

Perlu disikapi serius
Karena menyangkut simbol negara, sejumlah jurnalis meminta penampakan bendera setengah tiang di seputaran Kantor Bupati Samosir, perlu disikapi serius.

Robin Nainggolan, wartawan Mimbar Umum menyampaikan ASN harusnya memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat dengan cara menghormati dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan. Apalagi bangsa ini, baru saja memperingati Hari Sumpah Pemuda.

"Bendera merah putih memiliki kesakralan yang harus dijaga, bukan saja para aparatur di republik ini, juga masyarakat Indonesia. Sangat kita sesalkan kejadian ini, apalagi terjadi di Kantor BKD Kabupaten Samosir yang notabene mengurusi kepegawaian. Alias aparatur di Pemerintahan Daerah," ungkapnya.

Dijelaskan, kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Samosir. Kejadian yang hampir sama pernah terjadi di Sekretariat DPRD Samosir pada tahun 2018 silam. Ketika itu, Kepala BKD Samosir August Sinaga menjabat Sekretaris DPRD (Sekwan).

Lebih parahnya, di Kantor DPRD Samosir saat itu berkibar bendera merah putih yang sudah robek.

Akibat kejadian yang memalukan itu, sejumlah wartawan menyumbangkan bendera merah putih yang baru ke DPRD Samosir.(red/MU).
×
Berita Terbaru Update