-->

Notification

×

iklan

Iklan

FB-IMG-16165485030001093

Liverpool Permalukan Atletico: Tendangan Kungfu Griezmann, From Hero to Zero

Rabu, 20 Oktober 2021 | 04.53 WIB Last Updated 2021-10-20T01:45:57Z
Antoine Griezmann menendang leher Roberto Firmino yang berujung kartu merah di laga Atletico vs Liverpool. (REUTERS/JUAN MEDINA)
Madrid(DN)
Liverpool saat mempermalukan Atletico Madrid di ajang Liga Champions, Rabu 20 Oktober 2021.

Aura magis Stadion Wanda Metropolitano seolah tak berpihak lagi kepada Atletico Madrid saat dipaksa menyerah Liverpool 2-3 di babak penyisihan UCL 2021/2022.

Liverpool yang dikomandoi Jurgen Klopp tampil digdaya, sementara kubu Atletico Madrid khususnya Antoine Griezmann jadi sorotan.

Tiga gol kemenangan Liverpool masing-masing dicetak oleh Mohamed Salah menit 8 dan 76 dan Naby Keita di menit 13. Sementara dwi gol milik Atletico Madrid dicetak oleh Antoine Griezmann (20', 34').

Pertandingan ini sejatinya berlangsung sangat menarik. Kedua tim sama-sama menampilkan tempo tinggi dan pressing ketat ke daerah permainan lawan.

Namun alur laga berubah ketika wasit memberikan kartu merah langsung pada Griezmann di menit ke-52. Atletico menjadi lebih pasif dan mengandalkan serangan-serangan balik.

Gol penalti Salah seakan jadi jawaban atas doa yang dipanjatkan para pendukung The Reds.

Kemenangan ini sekaligus mencoreng lagi rekor apik Atletico kala pentas di kandang sendiri dalam ajang Liga Champions.

Pasalnya baru ada segelintir tim saja yang mampu menjungkalkan mereka kala bermain di Wanda Metropolitano.

Liverpool kini bergabung dengan Chelsea sebagai dua tim asal Inggris yang mampu mengambil poin penuh dari Wanda Metropolitano.

Selain itu, sorotan juga patut diarahkan kepada Mohamed Salah dan Antoine Griezmann. Kedua pemain ini berhasil mencatat statistik yang terbilang unik dan luar biasa.

1. Jumlah Gol
Mohamed Salah dan Antoine Griezmann sama-sama membuat dua gol di laga ini. Namun, itu memiliki arti yang berbeda bagi masing-masing pemain.

Untuk Salah, ini merupakan gol yang ke-11 hanya dari sembilan laga terakhir. Lebih spesialnya lagi, ia selalu mencetak brace atau dua gol dalam dua partai Liga Champions teranyarnya.

Hanya saat menghadapi AC Milan saja, punggawa timnas Mesir ini gagal menggelontorkan dua gol.

Sedangkan bagi Griezmann, ini adalah gol ketiga yang ia buat sejak hijrah sementara dari Barcelona.

Uniknya, ketiga gol tersebut datang saat dirinya tampil di kompetisi Liga Champions. Performa serupa belum berhasil ia tunjukkan kala pentas di ajang Liga Spanyol.

Pelatih Diego Simeone pasti girang andai pemain asal Prancis ini mampu konsisten membuat gol.

2. Kartu Merah Langka Griezmann
Kali ini, Mo salah tak ikut dalam pembahasan. Griezmann-lah yang menjadi pokok pembicaraan di poin ini.

Ia harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena mendapat kartu merah di pertandingan ini. Ia secara tak sengaja memasang kaki terlalu tinggi yang mengenai wajah Firmino.

Wasit yang melihat kejadian itu langsung mengambil kartu merah untuk sang pemain.

Dikutip dari Opta, Griezmann adalah pemain pertama dalam sejarah Liga Champions yang mendapat kartu merah setelah mencetak dua gol.

Tentu saja rekor itu tak akan ia banggakan di masa depan. Namun setidaknya, ia mulai menunjukkan tanda-tanda kesuburan sebagai seorang pemain depan yang diandalkan tim.

Di sisi lain, gol ke gawang Liverpool membuatnya selalu mencetak gol ke jala mantan jawara kompetisi raja Eropa ini.

Tercatat Real Madrid, AC Milan, Bayern Munchen, Barcelona dan Liverpool sudah ia bobol kala bertarung di pentas Liga Champions.

Ditambah lagi, ia hanya memerlukan waktu 14 menit untuk membuat dua gol di sebuah laga. Bandingkan dengan paceklik gol yang sudah ia alami setidaknya dalam 8 laga Liga Spanyol bersama Atletico Madrid musim ini.(red/tribun).
×
Berita Terbaru Update