-->

Notification

×

iklan

Iklan

Tambah 16, Kumulatif Konfirmasi Positif Covid-19 di Samosir Jadi 1.163 Kasus

Rabu, 28 Juli 2021 | 23.46 WIB Last Updated 2021-07-29T09:08:17Z
Tracking Covid-19 di Kabupaten Samosir.
Samosir(DN)
Data perkembangan Covid-19 yang dihimpun Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir dari Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir hari ini, Rabu (28/7/2021), tambah 16 kasus baru; 31 sembuh, dan kumulatif konfirmasi positif 1.163 kasus.

"Satgas bersyukur atas angka kesembuhan hari ini yang cukup tinggi dibandingkan angka kasus baru dan berharap apa yang sudah dilakukan Satgas Kecamatan/Desa berkorelasi positif dengan angka penurunan konfirmasi positif harian," tulis juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir Rohani Bakkara melalui WhatsApp grup Kominfo-Pers.

Menyikapi lonjakan kasus konfirmasi positif beberapa hari terakhir ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir tetap mengacu pada Instruksi Mendagri Nomor 26 Tahun 2021dan Instruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.54/31/INST/2021 dalam mengeluarkan Instruksi Bupati Samosir terkait lanjutan PPKM berbasis mikro. 

Pemerintah Kabupaten Samosir sedang melakukan kajian-kajian mendasar terkait dua instruksi di atas dalam Instruksi Bupati Samosir yang akan dikeluarkan dalam waktu dekat sebagai tindak lanjut PPKM Level 3 untuk Kabupaten Samosir dan Optimalisasi Posko Penanganan Covid-19 Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Covid-19.

Dalam rapat Forkopimda dan Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir, Selasa (27/7/2021) ada beberapa kebijakan yang dikeluarkan untuk menurunkan angka kasus konfirmasi positif harian melalui upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19.

Untuk menanggulangi gedung isolasi dan perawatan pasien Covid-19, RSUD dr. Hadrianus Sinaga Pangururan telah mengambil kebijakan yaitu konsentrasi gedung Kelas I dan II bagi pasien Covid-19 sementara pasien nonCovid-19 dialihkan ke gedung Kelas III dengan hak dan layanan tetap seperti Kelas I dan II.

Jika kasus terus melonjak, Satgas tengah menyiapkan ruang isolasi dan/atau perawatan terpusat di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Samosir,  Jalan Kompleks  Perkantoran Pemerintah Kabupaten Samosir Desa  Parbaba, Pangururan.

Menyikapi jumlah tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 pada RSUD dr. Hadrianus Sinaga Pangururan dan Dinas Kesehatan Samosir yang menyebabkan terganggunya layanan pada fasilitas kesehatan.

"Satgas tengah menyiapkan skenario penugasan bagi ASN berlatar belakang kesehatan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten (PPKB) Samosir untuk membantu pengendalian Covid-19. Hal ini telah dikordinasikan dengan BKKBN Provinsi Sumatera Utara," ujar Kadis Kominfo Samosir itu.

Untuk pelaksanaan ibadah, Satgas tengah berkordinasi dengan Kemenag Kabupaten Samosir sebelum menetapkan pelaksanaannya yang mengacu pada Inmendagri Nomor 26 Tahun 2021.

Satgas juga sedang mengkaji untuk pelaksanaan 75% Work From Home (WFH) atau Bekerja dari Rumah mengingat jumlah ASN terpapar Covid-19 juga meningkat. 

Aparat Penegak Hukum (APH), Polres Samosir, Kodim 0210/TU, dan Kejari Samosir tetap mendukung upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 melalui Operasi Yustisi, pengetatan penjagaan pada pintu-pintu masuk jalur darat dan danau; penegakan disiplin dalam pelaksanaan PPKM berbasis mikro; dan upaya-upaya  penindakan jika terjadi pelanggaran.

Bupati Samosir selaku Ketua Satgas Covid-19 mengatakan agar keseimbangan penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi tetap diutamakan namun pengutamaan tetap pada kesehatan masyarakat selama pandemi Covid-19.

Bupati menginstruksikan agar percepatan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat penerima manfaat paling lambat minggu pertama Agustus untuk penerimaan bulan Mei, Juni, dan Juli 2021. 

Di samping itu, Bupati juga menegaskan pendekatan pengendalian adalah pengetatan secara total dan jika sudah turun angka konfirmasi positif Covid-19 dan terkendali, maka pengetatan akan dibuka secara perlahan-lahan.

Jika perlu dan terukur, Bupati juga menegaskan agar dilakukan penindakan bagi pelanggar PPKM berbasis mikro. Selain itu, Bupati melalui Pemerintahan Kecamatan menginstruksikan agar para kepala desa zona merah melakukan patroli setiap malam di desanya memastikan tidak ada kerumunan dan pada kegiatan itu Bupati juga berencana ikut secara langsung dalam patroli tersebut. 

Penegasan lain Bupati Samosir yaitu sinergitas Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dalam upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid. Bupati juga menyampaikan terima kasih atas sinergitas yang telah dilakukan dalam Forkompimda hingga pada tingkat Uspika dalam upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Samosir.

Adapun data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Samosir per hari ini, (Rabu, 28/7/2021) yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir dengan rincian 16 kasus baru, 31 sembuh, dan dan kumulatif konfirmasi positif menjadi 1.163 kasus (Konfirmasi Positif + Suspek + Probable = 1.170).

I. Suspek: 5 orang

II. Probable: 2 orang

III. Konfirmasi Positif Aktif: 420 orang

Data 16 kasus baru yaitu:

(1) R, (28/7/2021), Lk., 55 Tahun, Desa Urat II, Kecamatan Palipi, Isolasi Mandiri;

(2) ES, (28/7/2021), Lk., 27 Tahun, Desa Boho, Kecamatan Sianjurmulamula, Isolasi Mandiri;

(3) MM, (28/7/2021), Pr., 29 Tahun, Desa Urat II, Kecamatan Palipi, Isolasi Mandiri;

(4) ES, (28/7/2021), Pr., 43 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

(5) MS, (28/7/2021), Pr., 76 Tahun, Desa Sinabulan, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

(6) TAR, (28/7/2021), Pr., 5 Tahun, Desa Urat II, Kecamatan Palipi, Isolasi Mandiri;

(7) EIS, (28/7/2021), Pr., 35 Tahun, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

(8) IVD, (28/7/2021), Pr., 35 Tahun, Kelurahan Pintu Sona, Kecamatan Pangururan;

(9) PDS, (28/7/2021), Pr., 25 Tahun, Desa Parsaoran I, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

(10) JSM, (28/7/2021), Lk., 40 Tahun, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

(11) BNHS, (28/7/2021), Pr., 4 Tahun, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

(12) LS, (28/7/2021), Pr., 68 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri;

(13) GS, (27/7/2021), Lk., 57 Tahun, Desa Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, Dirawat dan Isolasi di RSU Sembiring Delitua;

(14) SS, (28/7/2021), Lk., 70 Tahun, Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Isolasi Mandiri;

(15) RPM, (28/7/2021), Lk., 49 Tahun, Desa Cinta Dame, Kecamatan Simanindo, Isolasi Mandiri; dan

(16) AS, (27/7/2021), Pr., 40 Tahun, Desa Lumbansuhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri. 

IV. Sembuh: 718 orang

Data 31 sembuh yaitu:

(1) KS, (16/7/2021), Lk., 63 Tahun, Desa Turpuk Limbong (Jln. Bunga Mawar IV, Nomor 9, Lk. VII), Kecamatan Harian;

(2) AM, (17/7/2021), Pr., 37 Tahun, Desa Onanrunggu, Kecamatan Onanrunggu;

(3) FG, (17/7/2021), Pr., 6 Tahun, Desa Tambun Sukkean, Kecamatan Onanrunggu;

(4) GPAS, (18/7/2021), Lk., 11 Tahun, Desa Unjur, Kecamatan Simanindo;

(5) TS, (15/7/2021), Pr., 73 Tahun, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian;

(6) MS, (15/7/2021), Pr., 52 Tahun, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian;

(7) AN, (15/7/2021), Lk., 23 Tahun, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian;

(8) BS, (15/7/2021), Lk., 41 Tahun, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian;

(9) JS, (15/7/2021), Lk., 46 Tahun, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian;

(10) ES, (17/7/2021), Pr., 30 Tahun, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian;

(11) BS, (16/7/2021), Lk., 52 Tahun, Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian;

(12) RES, (16/7/2021), Pr., 19 Tahun, Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian;

(13) DS, (12/7/2021), Lk., 19 Tahun, Desa Sigaol Simbolon, Kecamatan Palipi;

(14) RS, (9/7/2021), Pr., 25 Tahun, Desa Sigaol Simbolon, Kecamatan Palipi;

(15) RTS, (16/7/2021), Pr., 11 Tahun, Desa Sigaol Simbolon, Kecamatan Palipi;

(16) IS, (12/7/2021), Lk., 56 Tahun, Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta;

(17) RS, (12/7/2021), Lk., 59 Tahun, Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta;

(18) RHS, (12/7/2021), Pr., 21 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan;

(19) WS, (12/7/2021), Lk., 25 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan;

(20) KS, (12/7/2021), Pr., 24 Tahun, Desa Salaon Tongatonga, Kecamatan Ronggurnihuta;

(21) BS, (13/7/2021), Lk., 70 Tahun, Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta;

(22) SS, (13/7/2021), Pr., 58 Tahun, Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta;

(23) GM, (13/7/2021), Lk., 35 Tahun, Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta;

(24) JN, (13/7/2021), Lk., 26 Tahun, Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta;

(25) AB, (12/7/2021), Pr., 35 Tahun, Desa Salaon Toba, Kecamatan Ronggurnihuta;

(26) FS, (18/7/2021), Lk., 17 Tahun, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo;

(27) AWS, (18/7/2021), Lk., 16 Tahun, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo;

(28) UAS, (19/7/2021), Pr., 18 Tahun, Desa Simanindo, Kecamatan Simanindo;

(29) JS, (19/7/2021), Lk., 27 Tahun, Desa Simanindo, Kecamatan Simanindo; 

(30) RS, (19/7/2021), Pr., 57 Tahun, Desa Simanindo, Kecamatan Simanindo; dan 

(31) ST, (19/7/2021), Pr., 62 Tahun, Desa Simanindo, Kecamatan Simanindo.

V. Meninggal Dunia: 25 orang

VI. Kumulatif Konfirmasi Positif: 1.163 kasus

VII. Kumulatif Keseluruhan (Positif+Suspek+Probable): 1.170 kasus.

Sementara perkembangan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Samosir, Rabu (28/7/2021), total yang telah divaksin di wilayah Kabupaten Samosir sejumlah 27.465  orang.

Jumlah yang sudah tuntas divaksin (dosis 1 + dosis 2) sebanyak 16.156 orang;

Jumlah yang belum divaksin dosis 2 sebanyak 11.309 orang.

Persediaan vaksin  Rabu, 28 Juli 2021 di Kabupaten  Samosir sebanyak 699 vial Vaksin Sinovac dan 301 vial Aztrazeneca.

Hari ini total pelaksanaan vaksinasi sebanyak 943 orang. Dosis 1: 56 orang dan Dosis 2: 887  orang.(red).
×
Berita Terbaru Update