-->

Notification

×

iklan

Iklan

Staf Khusus Bupati Samosir Apresiasi Inovasi Perkebunan Kopi KMM Berbasis Agroteknologi

Jumat, 16 Juli 2021 | 17.30 WIB Last Updated 2021-07-16T12:35:21Z
Staf khusus Bupati Samosir bidang pertanian Marhuale Simbolon meninjau perkebunan kopi milik KMM.
Samosir(DN)
Sukses menjadi salah satu koperasi terkemuka di Indonesia, kini Koperasi Makmur Mandiri atau familiar disingkat KMM semakin gencar mengembangkan sayap usaha ke sektor lain.

Tercatat, hingga kini Makmur Mandiri Group telah mengelola SPBU Pangururan melalui anak perusahaannya PT Karunia Putri Sejati Makmur Mandiri, PT Dipa Citra Marpati Makmur Mandiri mengelola SPBU di Klaten, PT Tunas Makmur Mandiri sektor properti dan pengembangan, PT Mobilindo Makmur Mandiri (rental mobil dan motor), PT Gemilang Makmur Mandiri (Entertainment dan musik), serta sektor perkebunan dan perumahan.

Tak hanya itu, KMM juga sedang mempersiapkan puluhan hektar tanah kavling di Humbahas dan Samosir, sewa lapangan SPBU Pangururan untuk keperluan pesta. Dan kini koperasi yang berkantor pusat di Bekasi Jawa Barat itu mulai memaksimalkan potensi bisnis pada sektor pertanian.

"Sejak tahun lalu, kita telah menanam tanaman alpukat dan jeruk di lahan pertanian KMM seluas 3,5 hektar di Humbahas. Dan sebanyak 10 ribu bibit kopi akan kita tanam di lahan seluas 3,5 hektar dan Jagung di lahan 1 hektar di Parbaba Dolok Kabupaten Samosir," ungkap Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM, Jumat, 16 Juli 2021.
Pengeboran lahan yang nantinya ditanami kopi.
Bintang Hasudungan Sinaga, Direktur PT Karunia Putri Sejati Makmur Mandiri yang ditugaskan untuk mengkoordinir lahan pertanian KMM di Kabupaten Samosir ini, mengungkapkan dengan memanfaatkan teknologi, hari ini KMM mulai melakukan pengeboran di lahan seluas 3,5 hektar, yang nantinya akan ditanam sebanyak 10.000 batang bibit kopi.

"Dengan pola jarak tanam Pagar Ganda Segitiga (PGS), kita targetkan produktivitas 3-4 ton per Ha/ tahun," kata Bintang Hasudungan Sinaga, Jumat, 16 Juli 2021.

Pada proses budidaya kopi berbasis good agriculture practices kopi melalui agroteknologi yang dilakukan KMM ini, turut meninjau staf khusus Bupati Samosir bidang pertanian, Marhuale Simbolon didampingi Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Samosir, Jabendeus Banjarnahor.

Marhuale Simbolon mengapresiasi inovasi pertanian yang dilakukan KMM. Menurutnya, Kabupaten Samosir merupakan kabupaten yang iklimnya cocok untuk pertanaman kopi.
Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM saat meninjau lahan pertanian alpukat dan jeruk di Humbahas.
"Banyak petani menanam kopi namun masih tradisional. Sehingga produktifitas dan kualitas kopi belum maksimal," kata Staf Khusus Bupati Samosir Marhuale Simbolon.

Tentang pengelolaan kopi, sambungnya, harus dibangun agar kopi Samosir semakin memiliki nilai jual tinggi dan dapat diekspor, sehingga petani kopi dapat memenuhi kuantitas dan kualitas produk kopi yang sesuai dengan standar ekspor.

Dia juga berharap agar perkebunan KMM ini dapat menghasilkan benih unggul bermutu untuk pengembangan kopi di Kabupaten Samosir.

Sementara itu, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Samosir, Jabendeus Banjarnahor menyampaikan bahwa pemanfaatan mekanisasi pertanian sangat dibutuhkan oleh petani masa kini guna efisiensi dan efektifitas dengan tujuan peningkatan produktivitas pertanian yang berdampak kepada ekonomi petani.

"Kita berharap kedepan, Pemkab Samosir agar mengalokasikan anggaran traktor seperti ini ke petani. Sehingga diharapkan produksi pertanian kopi Samosir semakin meningkat," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update