-->

Notification

×

iklan

Iklan

Syukuran Pembangunan dan 70 Tahun Gereja HKBP Tanjung Bunga

Minggu, 20 Juni 2021 | 20.31 WIB Last Updated 2021-06-20T15:37:31Z
Pimpinan jemaat, parhalado serta panitia pembangunan HKBP Tanjung Bunga pada acara kebaktian syukuran.
Samosir(DN)
Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tanjung Bunga Distrik VII Resort Pangururan Samosir menggelar syukuran pembangunan gereja, sekaligus dirangkai dengan syukuran 70 tahun gereja tersebut berdiri, Minggu, 20 Juni 2021.

Syukuran bersuasana khidmat itu diawali dengan ibadah yang dipimpin Praeses HKBP Distrik VII Samosir, Pdt. Rein Justin Gultom, S.Th., M.A bersama pimpinan jemaat HKBP Tanjung Bunga, Pdt. Nindo Sibarani, S.Th.

Turut hadir ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI dan istri Jusniar Simbolon mewakili perantau, ketua pembangunan gereja, Renaldi Naibaho, para parhalado, kepala desa Tanjung Bunga Lasper Bartolomeus Sitanggang, jemaat dan undangan lainnya.
Ketua panitia pembangunan Renaldi Naibaho menyampaikan laporannya.
Mengawali laporannya, Ketua panitia pembangunan, Renaldi Naibaho menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya atas kerjasama dan bantuan para semua pihak yang telah bersinergi dan bekerja keras serta penuh semangat mewujudkan dan menyelesaikan pembangunan gereja ini.

Diceritakan, HKBP Tanjung Bunga berdiri sejak tahun 1951 sehingga tahun ini genap 70 tahun. Awal mula pembangunan gereja ini, sambungnya, bermula pada tahun 2018 lalu.

Dimana kondisi Gereja HKBP Tanjung Bunga sudah sangat sederhana dan hanya berukuran 14 x15 meter serta atap gereja yang sudah mulai bocor.

Disamping itu, kapasitas muatan gereja juga sudah tidak mampu lagi menampung kehadiran jemaat diatas 150 orang dan belum adanya rumah tugas pelayan penuh waktu.

"Maka pimpinan jemaat HKBP Tanjung Bunga beserta seluruh parhalado dan beberapa ruas melakukan diskusi untuk merencanakan pembangunan gereja ini," ujar Renaldi Naibaho.
Gereja HKBP Tanjung Bunga sebelum dan sesudah dibangun.
Hasil diskusi tersebut dibawa ke rapat jemaat HKBP Tanjung Bunga dan disepakati untuk membentuk panitia pembangunan gereja dengan mengandalkan dana swadaya jemaat serta bantuan dari para perantau.

Pada tanggal 19 Agustus 2018, sambungnya, Pendeta Resort HKBP Pangururan mengeluarkan surat keputusan ketetapan pengangkatan panitia pembangunan. Selanjutnya pada 11 September 2018 dilakukan peletakan batu pertama.

"Berkat doa dari kita semua, gereja ini sudah selesai dibangun. Kami dari panitia pembangunan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua donatur yang sudah bersedia membantu sehingga proses pembangunan Gereja HKBP Tanjung bunga bisa terlaksana dengan baik," tutur anggota DPRD Kabupaten Samosir itu.

Secara khusus, dirinya berterimakasih kepada semua ruas HKBP Tanjung Bunga yang telah bergotong royong dalam menyukseskan pembangunan ini baik dari segi materi maupun tenaga.
Tumbur Naibaho dan Renaldi Naibaho didampingi istri masing-masing diulosi.
Sementara itu, Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI mewakili perantau, mengucapkan selamat atas kerjasama panitia dan seluruh jemaat HKBP Tanjung Bunga sehingga pembangunan gereja ini bisa selesai.

"Puji Tuhan atas kasih karunia-Nya, gereja HKBP Tanjung Bunga bisa selesai dibangun. Kami sangat bangga atas kebersamaan panitia, pendeta dan jemaat dalam proses pembangunan gereja ini," kata putra 12 bersaudara kelahiran Tanjung Bunga itu.

Sebagai putra daerah, Tumbur Naibaho berkomitmen untuk senantiasa memberi perhatian dan dukungan guna kemajuan gereja maupun Desa Tanjung Bunga kedepan.(SBS).
×
Berita Terbaru Update