-->

Notification

×

iklan

Iklan

Silaturahmi dengan Wartawan, Gubsu Marah Serapan Anggaran Kabupaten Kota Rendah

Kamis, 06 Mei 2021 | 15.47 WIB Last Updated 2021-05-06T09:49:33Z
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat silahturahmi dengan wartawan.(Kominfo Sumut).
Medan(DN)
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengaku marah karena rendahnya serapan anggaran (APBD 2021) oleh seluruh Pemkab/Pemko dan Pemprov Sumut hingga triwulan I tahun 2021. Serapan itu lebih buruk dari periode yang sama tahun 2020.

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, saat ini sedikit uang yang beredar di masyarakat dibandingkan banyaknya barang. Sejatinya, serapan anggaran lebih gencar dilakukan pemda agar banyak uang berputar di masyarakat.

"Tiap hari saya marah, tiap hari. Marah benaran saya nggak marah ecek-ecek," ujar Gubernur Edy saat berbicara di hadapan wartawan pada acara silaturahmi insan pers, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (05/05/2021) sore.

"Sekarang ini marah saya. Kenapa? Saya minta ada penyerapan uang, penyerapan di tengah-tengah masyarakat ini cepat. Wah tolong bantu saya," kata Gubernur Edy yang saat itu didampingi Kadis Kominfo, Irman Oemar dan Sekretaris DPRD Sumut, Afifi Lubis.

Ia menegaskan harus buka-bukaan data dan tak perlu ditutup-tutupi. Termasuk para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut, jangan menutup-nutupi data. Ia sembari meminta operator menampilkan data serapan anggaran Pemda se-Sumut.

Dari data serapan yang tayang pada layar monitor, Pemkab Labuhanbatu Selatan salah satu yang disoroti karena penyerapan anggaran rendah, yakni hanya 0,28% hingga triwulan I tahun 2021. Itu lebih rendah dari periode yang sama 2020 sebesar 7,85%.

Meski karena proses Pilkada Serentak 2020 yang berlanjut hingga PSU pada 24 April 2021, tak semestinya serapan anggaran rendah. Seperti Pemkab Labuhanbatu yang juga ber-Pilkada, namun telah menyerap 10,18% anggaran.

"Jadi jangan main-main mimpin ini. Ini bermain dengan ini tapi dampaknya rakyat itu susah saudaraku," ujar Edy. "Ini 2 tahun 7 bulan menggerakkan ini aja saya (serapan anggaran), waduh berat kalilah ini," ujarnya lagi.

Persentase serapan anggaran 33 Pemkab/Pemko dan Pemprov Sumut Triwulan I 2021 dan Triwulan I 2020:

1. Provinsi Sumut 16,77% (11,08%)
2. Kabupaten Tapanuli Selatan 23,28% (7,41%)
3. Kabupaten Nias 13,24% (2,51%).
4. Kota Tebing Tinggi 11,47% (15,54%)
5. Kabupaten Tapanuli Utara 11,18% (7,63%)
6. Kota Sibolga 11,17% (12,30%)
7. Kabupaten Asahan 10,58% (14,22%)
8. Kabupaten Labuhanbatu 10,18% (12,52)
9. Kota Binjai 10,18% (14%)
10. Kabupaten Langkat 9,41% (10,75%)
11. Kabupaten Simalungun 8,87% (13,85%)
12. Kota Pematangsiantar 8,66% (13,68%)
13. Kota Tanjungbalai 7,88% (10,41%)
14. Kabupaten Deli Serdang 7,17% (10,46%)
15. Kabupaten Serdang Bedagai 7,12% (9,07%)
16. Kabupaten Tapanuli Tengah 7,10% (7,57%)
17. Kabupaten Labuhanbatu Utara 6,73% (8,21%)
18. Kabupaten Pakpak Bharat 6,40% (7,54%)
19. Kabupaten Toba 6,37% (6,37%)
20. Kabupaten Dairi 6,13% (6,76%)
21. Kota Gunungsitoli 6,04% (7,79%)
22. Kabupaten Nias Selatan 5,8% (7,58%)
23. Kabupaten Humbang Hasundutan 5,8% (8,63%)
24. Kabupaten Karo 5,59% (6,49%)
25. Kabupaten Padang Lawas 5,27% (6,46%)
26. Kabupaten Nias Barat 5,11% (8,62%)
27. Kabupaten Nias Utara 4,10% (5,70%)
28. Kabupaten Padang Lawas Utara 3,74% (7,20%)
29. Kota Medan 3,49% (8,64%)
30. Kabupaten Samosir 2,83% (9,83%)
31. Kota Padang Sidimpuan 2,4% (8%)
32. Kabupaten Batu Bara 2,19% (9,76%)
33. Kabupaten Mandailing Natal 1,68% (7,06%)
34. Kabupaten Labuhanbatu Selatan 0,38% (7,8/%).

Larangan Mudik
Sementara itu, dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengajak wartawan untuk turut serta melakukan sosialisasi terkait larangan mudik Idulfitri 1442 H, serta tetap mamatuhi protokol kesehatan (Prokes) saat melakukan ibadah di bulan Ramadan dan merayakan Idulfitri nantinya.

“Bangsa ini tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Cita-cita kita adalah menyejahterahkan rakyat kita. Tidak bisa kita sukseskan pelarangan mudik ini bila kita tidak bersama menyebarkan informasi, saya butuh teman diskusi, karena ini tak bisa dikerjakan sendiri. Dan wartawan adalah petugas cipta kondisi yang sesungguhnya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan kedisiplinan terhadap Prokes dalam melakukan ibadah di bulan suci Ramadan dan Idulfitri, dengan berpedoman pada Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri Tahun 1442 H.

Kepada jajaran Forkopimda Provinsi maupun kabupaten/kota, Gubernur juga mengimbau agar dapat memperketat mobilitas kendaraan umum dan pribadi di pintu masuk dan keluar antarprovinsi/kabupaten/kota, sesuai dengan Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Larangan Mudik Hari Raya Idulfitri dan Pengendalian Covid-19 selama Bulan Suci Ramadan 1442H

"Bupati dan Walikota agar melaksanakan pengetatan dalam memberikan persyaratan bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan keluar kota, dan juga meningkatkan optimalisasi fungsi posko Covid-19 di daerah masing masing,” ujarnya.

Tidak hanya imbauan terkait menyambut Idulfitri, Edy Rahmayadi juga mengimbau agar Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang ada di Sumut untuk mempercepat realisasi rencana belanja daerah, serta mendorong pergerakan ekonomi melalui metode yang efektif dan fokus pada upaya menyejahterakan masyarakat.

Sebelumnya, Khairul Muslim, wartawan Harian Medan Pos yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, mengatakan bahwa para wartawan siap mendukung dan melakukan sosialisasi tentang apa yang disampaikan oleh Gubernur Sumut.

“Kami lah kawan Bapak yang siap menyukseskan program kerja Bapak, melakukan sosialisasi Prokes ke masyarakat. Kami menunggu arahan selanjutnya dari Bapak, untuk kemudian nantinya menyampaikan imbauan tersebut pada masyarakat,” ucapnya.

Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar pun menambahkan bahwa bila terjadi sinergisitas yang baik antara Pemprov Sumut dengan wartawan akan mempercepat terwujudnya Sumut Bermartabat. “Kita tingkatkan sinergisitas kita, agar Sumut Bermartabat segera  kita wujudkan. Mudah-mudahan pertemuan ini sebagai salah satu upaya kita untuk mewujudkan itu,” ujarnya.(red/infosumut/topmetro).
×
Berita Terbaru Update