-->

Notification

×

iklan

Iklan

Seorang Pria Menghilang Saat Mandi di Danau Toba, Diduga Tenggelam

Sabtu, 22 Mei 2021 | 20.22 WIB Last Updated 2021-05-22T15:37:51Z
Pencarian di perairan Danau Toba.(Mediasumutku).
Parapat(DN)
Doni (22) seorang pria asal Kisaran, diduga tenggelam saat mandi berenang bersama temannya di Pantai Pesanggrahan Bung Karno, Kelurahan Tigaraja Kecamatan Girsang Sipanganbolon Kabupaten Simalungun, Sabtu siang (22/05/2021), sekira pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Doni bersama-sama temannya mandi di Danau Toba sekitar pukul 14.00 WIB, namun pada pukul 14.30 korban tak muncul kepermukaan sehingga teman korban dan warga sekitar melaporkan ke Basarnas Danau Toba.

Koordinator Pos Sar Danau Toba O Tambunan saat dikonfirmasi terkait adanya orang tenggelam di Pantai Pesanggrahan Sukarno membenarkan hal tersebut.

Saat ini, Tim Rescue Pos SAR Parapat ( Danau Toba ) berjumlah 7 orang dibantu Polairud Markas Danau Toba telah berada di lokasi melakukan pencarian dengan melakukan penyelaman.

“Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,” ujar Koordinator Pos Sar Danau Toba O Tambunan melalui telepon.

Bahkan hingga pukul 17.00 WIB, petugas penyelam Basarnas melakukan pencarian, tak kunjung membuahkan hasil. "Tim sudah melakukan pencarian sejauh 40 meter dari bibir pantai di kedalaman 30 meter, namun hasil masih nihil," lanjut O Tambunan.

Sementara itu, ombak di perairan Danau Toba pada sore menjelang malam hari ini tampak mulai bergejolak.

Mengingat waktu sudah sore ditambah lagi dengan gelombang cukup tinggi, Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan pencarian korban tenggelam dan akan melanjutkan pencarian besok (Minggu, 23 Mei 2021) pagi dengan kembali melakukan penyelaman di lokasi awal.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk bersama-sama melakukan pencarian korban besok pagi,” tambah O. Tambunan.

Sesuai informasi dari tim yang melakukan penyelaman bahwa lokasi penyelaman sangat dalam dan gelap, selain gelap di kedalaman lebih dari 30 meter seperti ada jurang atau palu/tebing curam.

”Untuk penyelaman besok, tim rencanakan akan membawa kamera ke dasar danau dan akan menambah personil penyelam dengan harapan korban segera ditemukan,” pungkasnya. (dilansir dari Mediasumutku/topmetro).
×
Berita Terbaru Update