-->

Notification

×

iklan

Iklan

Hari Kedua Operasi Ketupat Toba, Belum Ada Lonjakan Kendaraan ke Samosir

Jumat, 07 Mei 2021 | 20.19 WIB Last Updated 2021-05-07T16:29:20Z
Operasi Ketupat Toba 2021 yang digelar Polres Samosir bersama Satgas Covid-19 di jalur masuk perbatasan Tele, Kecamatan Harian.
Samosir(DN)
Memasuki hari kedua Operasi Ketupat Toba 2021, Jumat (7/5), jajaran personil Kepolisian Resor (Polres) Samosir bersama Satgas Covid-19, terus bersiaga di sejumlah pos pemeriksaan yang sudah disiapkan.

Polres Samosir melakukan penyekatan di perbatasan Tele dan sejumlah pelabuhan penyeberangan serta melakukan pemeriksaan kelengkapan persyaratan para pemudik maupun masyarakat yang hendak masuk dan keluar Kabupaten Samosir.
Amatan di sejumlah lokasi, arus lalu lintas relatif sepi di hari kedua operasi tersebut, tidak ada kepadatan kendaraan. Meski begitu, petugas pos jaga masih saja menemukan beberapa masyarakat yang tidak mengantongi surat tes kesehatan. Sehingga dengan terpaksa dipulangkan atau putar balik.

"Selain pemudik, wisatawan yang tidak bisa menunjukkan surat keterangan negatif rapid test antigen, kita pulangkan juga," ujar Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH melalui Kanit Lakalantas Bripka Heri Nalom Ompusunggu SH saat melakukan penjagaan di Perbatasan Tele.
Personil Polres Samosir melakukan penjagaan di Penyeberangan Pelabuhan Onan Runggu.
Kondisi yang serupa juga tampak di Pelabuhan Onan Runggu. Dari laporan petugas pos jaga, hanya satu kapal kayu yang melayani 1 trip keberangkatan yakni berangkat pukul 08.00 wib dari pelabuhan Onan Runggu menuju Pelabuhan Ajibata Kabupaten Toba dan kembali pada pukul 15.00 Wib.

Begitu juga kondisi penyeberangan di Pelabuhan Ambarita dan Simanindo, masih belum terlihat tanda-tanda peningkatan arus keluar masuk ke wilayah Kabupaten Samosir. Dilaporkan petugas pos Pam bahwa pada pukul 17.00 wib, kapal sudah tidak beroperasi atau trip terakhir pelayanan penyeberangan di Danau Toba.

Sebelumnya, tekad untuk mewujudkan kondusifitas suasana yang aman dan nyaman menjelang hari raya Idul Fitri 1422 H, Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH menekankan sejumlah hal kepada personil yang diterjunkan dalam Operasi Ketupat Toba 2021.

Dikatakan Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH, sebelum melaksanakan tugas di pos pelayanan dan pengamanan, perlu diketahui bersama bahwa operasi kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau dulu Operasi Ketupat Toba bertujuan untuk menjaga dan memberi pelayan yang prima terhadap masyarakat yang berlebaran, tahun ini kita masih diperhadapkan situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda. Pos yang dibuat untuk menjaga masyarakat agar tidak mudik, demi menjaga keselamatan bersama dari penularan Covid-19."
Pos penjagaan di Pelabuhan Simanindo.
Hal ini disampaikan Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH saat memberikan arahan kepada personil yang akan jaga di perbatasan, Kamis, 6 Mei 2021 di Aula Wira Satya Polres Samosir.

Untuk itu, AKBP Josua Tampubolon SH MH berpesan agar surat edaran Bupati Samosir, yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800/07/Satgas Covid-19/V/2021, dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, harus ditempel di setiap pos.

"Terkait surat keterangan hasil negatif test RT-PCR/Rapid tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan, adalah hak dari petugas kesehatan untuk menanyakan kepada masyarakat yang memasuki wilkum Polres Samosir," tambah Kapolres Samosir.

Satu hal menjadi perhatian khusus yang disampaikan agar seluruh petugas benar-benar dapat menggelorakan kepada masyarakat untuk dapat mengurangi niat mudik ke kampung halaman dengan tujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.
Pemeriksaan di Pos jaga Pelabuhan Ambarita.
Sehingga diharapkan personil yang jaga di pos agar melakukan pengawasan secara ketat terkait protokol kesehatan kepada masyarakat yang diduga memaksakan diri melakukan mudik lebaran.

"Beberapa penekanan yang saya sampaikan, agar diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan jangan buat pelanggaran. Lakukan tugas dengan humanis tetapi tegas, karena operasi yang dilakukan untuk kemanusiaan, dengan sasaran meminimalisir penularan Covid-19," tutur Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH.

Dalam kaitan itu, Kapolres berharap bantuan dukungan dan peran serta seluruh lapisan warga masyarakat dan komponen terkait agar bersama-sama menjaga serta memelihara situasi kamtibmas dan stabilitas suasana aman dan nyaman, pra dan pasca hari raya Idul Fitri 1422 H.

Terakhir, Kapolres Samosir berpesan kepada personil untuk selalu menjaga kesehatan dan selalu patuhi peraturan yang sudah dibuat dalam melaksanakan penjagaan. Sehingga diharapkan penjagaan di pintu masuk pelabuhan dan darat ke Samosir, dapat berjalan efektif dan maksimal. "Selamat bertugas dan jaga kesehatan," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update