-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

7 Guncangan Hari Ini, Total Jadi 69 Kali Gempa Terjadi di Samosir

Selasa, 20 April 2021 | 13.11 WIB Last Updated 2021-04-21T07:23:36Z
Sejumlah titik gempa bumi di Kabupaten Samosir selama empat bulan terakhir. (Foto: BBMKG Medan)
SAMOSIR(DN)
Gempa bumi beruntun sebanyak tujuh kali kembali mengguncang Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatra Utara, Selasa (20/4/2021) sejak dini hari hingga siang ini.

Secara keseluruhan, total sudah 69 kali gempa terjadi di Samosir sejak Januari hingga 20 April.

Plt Kepala BBMKG Wilayah I Medan Eridawati mengatakan, berdasarkan sebaran episenter dan kekuatan gempa bumi bervariasi dengan magnitudo (M) di bawah M4.

Menurutnya, sejauh ini hasil analisa PGR 1, kejadian gempa ini dikategorikan gempa dangkal hingga menengah.

BMKG Wilayah I Medan mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada.

"Gempa pada intinya tidak dapat diprediksi dan potensi kekuatan magnitudo sangat bervariasi. Kemungkinan lebih besar atau kecil cukup berpotensi terjadi, tetapi kapan dan di mana kami tidak bisa prediksi," ujar Eridawati kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Dia menjelaskan telah berkoordinasi dengan pihak terkait yakni BPBD di Sumut. Selain itu juga telah memasang alat Warning Receiver System (WRS) di kantor Bupati Samosir bila terjadi gempa

Sebelumnya diberitakan, gempa bumi beruntun sebanyak tujuh kali kembali mengguncang Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatra Utara, Selasa (20/4/2021) sejak dini hari hingga siang ini.

Secara keseluruhan, total sudah 69 kali gempa terjadi di Samosir sejak Januari hingga 20 April.

Plt Kepala BBMKG Wilayah I Medan Eridawati mengatakan, berdasarkan sebaran episenter dan kekuatan gempa bumi bervariasi dengan magnitudo (M) di bawah M4.

Menurutnya, sejauh ini hasil analisa PGR 1, kejadian gempa ini dikategorikan gempa dangkal hingga menengah.

BMKG Wilayah I Medan mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada.

"Gempa pada intinya tidak dapat diprediksi dan potensi kekuatan magnitudo sangat bervariasi. Kemungkinan lebih besar atau kecil cukup berpotensi terjadi, tetapi kapan dan di mana kami tidak bisa prediksi," ujar Eridawati kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Dia menjelaskan telah berkoordinasi dengan pihak terkait yakni BPBD di Sumut. Selain itu juga telah memasang alat Warning Receiver System (WRS) di kantor Bupati Samosir bila terjadi gempa.(red/Inews).
×
Berita Terbaru Update