-->

Notification

×

iklan

Iklan

Jaga Kekompakan, KMM Sumbagut II Saling Bersinergi Tingkatkan Kinerja

Selasa, 09 Maret 2021 | 18.49 WIB Last Updated 2021-03-09T13:01:59Z
KMM wilayah Sumbagut II saling bersinergi memajukan Makmur Mandiri.
Samosir(DN)
10 pimpinan cabang Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Makmur Mandiri di wilayah Sumatera Utara II senantiasa menjaga kekompakan dalam bersinergi memajukan KMM melalui kinerja masing-masing.

Kali ini, 10 manajer cabang KMM itu yakni, Cabang Samosir 1 di Desa Pardomuan I, Samosir 2 di Desa Saitnihuta, Samosir 3 di Tomok, Samosir 4 di Parbaba, Samosir 5 di Mogang. Juga Samosir 6 di Nainggolan, Samosir 7 di Sianjurmulamula, Samosir 8 di Onan Runggu, Samosir 9 di Sihotang dan Samosir 10 di Ronggurnihuta, rapat kerja yang dirangkai dengan makan bersama di Sampean Desa Sigaol Simbolon Kecamatan Palipi, Selasa, 9 Maret 2021.

Koordinator wilayah Sumbagut II KMM, Sondang Sinurat dalam arahannya mengharapkan setiap kantor cabang KMM di wilayah kerjanya agar semakin solid dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.

Dirinya juga terus memotivasi para pimpinan cabang agar menekankan ke bawahnya untuk bekerja dengan jujur, ramah, senyum dan bersahabat. "Ini penting agar anggota dapat merasa nyaman dan percaya dengan KSP Makmur Mandiri," ujar Sondang.

Selain itu, kata Manajer KMM Cabang Samosir 1 tersebut, rapat ini sekaligus mengevaluasi kinerja, serta membahas isu-isu strategis dalam rangka peningkatan kinerja. Dirinya meminta para pimpinan cabang selalu mengedepankan aturan perusahaan, serta teliti atau cross check dalam memproses dana masuk dan keluar dari anggota.
Rapat wilayah KMM Sumbagut II yang dirangkai makan bersama.
Dijelaskan juga, di tahun 2021 ini, koperasi yang dipimpin Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI, menargetkan penyaluran pinjaman mencapai hingga Rp1 triliun dengan jumlah anggota 100.000 orang serta Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp12 Miliar.

Untuk mengapai itu, Sondang mengharapkan para pengurus cabang Makmur Mandiri yang ada di Kabupaten Samosir untuk menggenjot penyaluran dana produk unggulan KMM yakni Pinjaman Modal Usaha Mandiri (MURI).

Meneruskan instruksi Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI, Sondang mengharapkan agar produk yang juga dikhususkan untuk membantu program pemulihan ekonomi nasional (PEN), ini bisa semakin dirasakan manfaatnya oleh para anggota KMM pelaku usaha di Kabupaten Samosir.

Kabar gembiranya, kata Sondang, sebagai bentuk keseriusan membantu memulihkan usaha anggota, koperasi yang berprestasi tingkat nasional ini kembali telah menurunkan jasa pinjaman MURI, yang berlaku di 155 cabang yang tersebar di 21 propinsi.

"Jika awal launching pada awal Juni 2020 lalu, jasa pinjaman ini dipatok sebesar 2% per bulan, yang beberapa waktu lalu juga sudah dua kali diturunkan menjadi sebesar dari 1,8% hingga 1,5%. Kini, jasa pinjaman MURI KMM tersebut diturunkan lagi menjadi 1,2%," ujar Sondang Sinurat.
Produk unggulan KMM, Pinjaman MURI.
Kebijakan ini diambil KMM dalam rangka menyambut HUT ke-12 KSP Makmur Mandiri pada tanggal 22 Juni 2021 mendatang. Sehingga selama enam bulan mulai 22/12 lalu hingga 22/6 2021, jasa pinjaman produk MURI hanya 1,2 %.

Program khusus ini berlaku untuk pinjaman pertama MURI, bukan top up dan anggota sudah lunas simpanan pokok 1jt. Untuk pinjaman MURI (tambah pinjam/ top up) ke-2, ke-3, ke-4 dan seterusnya yang realisasi periode 22/12-22/06, jasa pinjaman yang berlaku adalah 1,5%.

Ditambahkan Manajer KMM Cabang Samosir 2, Juni Bangkit Hutasoit, dalam rapat ini, sejumlah langkah strategis untuk peningkatan SDM karyawan, juga meningkatkan promosi produk KMM dan peningkatan kinerja masing-masing cabang, dimatangkan.

"Kita saling bertukar pikiran untuk bisa bekerja sama menghadapi kendala yang dihadapi masing-masing cabang dalam rangka meningkatkan kinerja yang muaranya untuk memajukan KMM," pungkasnya.

Untuk diketahui, sejak dimekarkan, wilayah Sumbagut II senantiasa aktif memonitor perkembangan kinerja cabang KMM di wilayah kerjanya. Seperti yang dilakukan staf khusus wilayah Sumbagut II, Iran Naibaho awal tahun 2021 lalu. Pihaknya mengecek laporan pembukuan dan cash opname setiap kantor cabang. Juga guna memotivasi para pengurus cabang untuk memperkokoh strategi yang ditetapkan kantor pusat di tahun 2021.

Pada kesempatan itu, staf khusus wilayah Sumut II KMM, Iran Naibaho mengatakan, monitoring ini merupakan bagian dari evaluasi, bimbingan dan masukan dalam rangka meningkatkan tata kelola kantor cabang dapat berjalan baik. Dan program-program kegiatan dapat berjalan dengan lancar.(SBS).
×
Berita Terbaru Update