-->

Notification

×

iklan

Iklan

Gempa di Samosir, Guncangan Terjadi di Sebagian Wilayah

Kamis, 25 Maret 2021 | 13.38 WIB Last Updated 2021-03-25T08:02:23Z
Lokasi gempa terjadi di Kabupaten Toba Samosir, Kamis (25/3/2021). (Foto: Istimewa).
Samosir(DN)
Gempa bumi kembali terjadi di kawasan Danau Toba, tepatnya di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Yang dirasakan sebagai masyarakat Samosir di kawasan Kecamatan Palipi.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, gempa tersebut berkekuatan 2.2, magnitudo pada Kamis (25/3/2021) sekitar pukul 01.11 WIB.

Episenter gempa berlokasi di titik koordinat 2.46 LU dan 98.88 BT pada jarak 17 KM Baratlaut Toba Samosir di kedalaman 1 KM.

Hingga kini, belum ada laporan terkait dampak gempa bumi yang menimbulkan kerusakan bangunan dan korban jiwa.

Warga Mogang, Rina Purba mengaku tidak merasakan gempa tersebut. "Mungkin karena terjadinya dini hari, jadi kurang saya rasakan karena terlelap tidur," tuturnya.

Tapi dia mengaku mendapat laporan dan merasakan beberapa gempa yang telah terjadi beberapa kali sejak Januari hingga Maret 2021 di Kabupaten Samosir.

Sementara itu, seorang warga Samosir, Freddy Sitanggang mengatakan, selama terjadi gempa beberapa kali di Samosir tidak terlihat adanya gelombang air Danau Toba dan getaran hanya dirasakan warga.

"Belum ada terlihat meningkatnya air Danau Toba dan getaran hanya dirasakan warga," ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, selain Kabupaten Samosir, beberapa wilayah di Sumatera Utara pada tahun 2021 terjadi gempa, yakni di Toba, Karo, Kabupaten Nias Selatan, Nias Barat, Kota Binjai, Sibolga, Padang Sidempuan dan Tapanuli Selatan.

Terkait rentetan gempa yang terjadi di Samosir, beberapa waktu lalu pihak BMKG Wilayah I Medan mengatakan bahwa gempa tersebut merupakan gempa bumi tektonik dimana disebabkan aktivitas sesar lokal di Samosir.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sistem sesar aktif, sistem sesar Sumatera pada segmen renun," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, BMKG menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. "Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG," pungkasnya.(Red).
×
Berita Terbaru Update