-->

Notification

×

iklan

Iklan

Tepat Waktu Bayar BPJS Kesehatan, Wakil Ketua KMM: Karyawan Aset Berharga Kami

Kamis, 27 Agustus 2020 | 12.03 WIB Last Updated 2020-08-27T16:47:43Z
Daftar Badan Usaha yang rutin bayar iuran periode Januari-Juli 2020.
Bekasi(DN)
Sepanjang periode Januari sampai Juli 2020, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri atau KMM, merupakan satu dari tujuh badan usaha yang tepat waktu dalam pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Atas hal itu, BPJS Kesehatan memberi penghargaan kepada perusahaan yang telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang patuh membayar iuran.

Dimana penghargaan diberikan kepada perusahan dengan kriteria jumlah pembayaran iuran terbesar, kepatuhan penyampaian data dan pembayaran iuran tepat waktu.

Ketua KMM, Drs. Tumbur Naibaho MM FSAI melalui Wakilnya, Candra Naibaho menyampaikan kepada Durasi News bahwa mendaftarkan dan tepat waktu membayarkan iuran karyawan sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), sudah menjadi komitmen KMM kepada karyawan.
Ketua, Wakil Ketua, Pengawas KMM beserta sejumlah jajaran berphoto bersama di kantor pusat.
"Jaminan kesehatan ini merupakan hak rekan-rekan kerja kami, sehingga tidak ada alasan untuk menunda-nunda pembayaran. Dan ini juga sebagai wujud komitmen KMM bahwa karyawan adalah aset berharga dan perhatian perusahaan kepada seluruh karyawan dalam bidang kesejahteraan dan kesehatan," ungkap Candra Naibaho, Kamis, 27/8.

Terdaftar sebagai sebagai peserta Program JKN-KIS, Koperasi Makmur Mandiri telah mendaftarkan seluruh pekerja beserta anggota keluarga sebagai peserta, dan secara rutin melakukan pembayaran sebelum tanggal 10 setiap bulan.

Candra menambahkan bahwa dengan mendaftarkan seluruh karyawan menjadi peserta Program JKN-KIS, mereka akan lebih tenang bekerja karena perusahaan telah menjamin kesehatan pekerja beserta keluarganya.

"Karyawan KMM tentunya tidak lagi khawatir akan biaya berobat di fasilitas kesehatan bila mereka sakit. Sehingga uang yang mereka kumpulkan dapat digunakan untuk kepentingan lain ataupun sebagai tabungan masa depan," tuturnya.

"Jika karyawan lebih tenang dalam bekerja, otomatis mereka akan lebih fokus sehingga produktivitas perusahaan akan meningkat," pungkas Candra.(SBS).
×
Berita Terbaru Update