-->

Notification

×

iklan

Iklan

Selama Sepekan, BEM-FKIP Nomensen Pengabdian Masyarakat Di Pananggangan

Kamis, 06 Februari 2020 | 08.30 WIB Last Updated 2020-02-11T02:59:50Z
Rombongan BEM-FKIP UHN saat disambut pemerintah Kecamatan Nainggolan bersama Kepala Desa, Aparat Desa Pananggangan serta guru-guru.
Samosir(DN)
Sebanyak 83 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiwa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM-FKIP) Universitas HKBP Nommensen hadir di Kabupaten Samosir, untuk menggelar pengabdian masyarakat, Senin, 3 Februari 2020.

Kedatangan rombongan mahasiswa disambut langsung Camat Nainggolan, Barisan P. Simanullang, Kepala Desa Pananggangan, Jannes Sinaga, aparat desa, guru-guru di ruang kelas SD 19 Pananggangan.
BEM-FKIP Nomensen saat memberikan arahan kepada anak didik sebelum proses belajar mengajar.
Selain mahasiswa, juga turut dalam rombongan dua dosen yakni Dr. Efron Manik, M.Si selaku wakil dekan III FKIP Nomensen, Dapot Tua Manullang, SE, M.Si (dosen FKIP) dan Imran Frengki Hutagalung (tenaga kependidikan FKIP).

Adapun sasaran dan lokasi pengabdian mahasiswa FKIP Nomensen ini yakni Desa Pananggangan, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir yang akan digelar selama seminggu, 2-9 Februari 2020.

Dalam acara seremoni pembukaan, Camat Nainggolan, Barisan P. Simanullang menyambut dengan senang hati mahasiswa peserta Pengabdian Masyarakat II yang akan mengabdi di Kecamatan Nainggolan.
BEM-FKIP UHN saat melakukan pengabdian selama seminggu di Desa Pananggangan.
“Kami selaku pemerintah Kecamatan Nainggolan merasa senang atas kehadiran mahasiswa di daerah kami. Dan kami berharap semoga kalian bisa menyatu dengan masyarakat dan ilmu yang kalian miliki dapat kalian implementasikan di masyarakat Desa Pananggangan,” ungkap Camat.

Sementara itu, ketua panitia, Agit Regina P. Tarigan menjelaskan, Pengabdian Masyarakat II oleh BEM-FKIP UHN ini dilakukan sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan yakni; 1. Pendidikan 2. Penelitian 3. Pengabdian Masyarakat.
BEM-FKIP Nomensen menggelar les sore di posko sepulang sekolah.
Nantinya, para mahasiswa BEM-FKIP UHN yang ikut dalam pengabdian konsentrasinya fokus pada pendidikan gratis dimana Mahasiswa/i mengajar anak-anak disekolah dan sore hari.

"Sedangkan bhakti sosialnya berupa pemberdayaan masyarakat dari segi sumber daya manusia, sumber daya alam termasuk menanam pohon di lokasi pengabdian,” ujarnya.
Dirinya berharap mahasiswa peserta pengabdian ini bisa diterima oleh masyarakat Pananggangan sehingga nantinya bisa bekerja sama dalam mewujudkan program yang akan dilaksanakan BEM-FKIP UHN.(SBS).
Senam bersama siswa.

×
Berita Terbaru Update