-->

Notification

×

iklan

Iklan

Lestarikan Alam, BEM-FKIP Nomensen Tanam Pohon Di Pananggangan

Jumat, 07 Februari 2020 | 22.47 WIB Last Updated 2020-02-11T03:05:32Z
BEM-FKIP Universitas HKBP Nomensen menanam 1.500 bibit pohon di Desa Pananggangan.
Samosir(DN)
Disela-sela Pengabdian Masyarakat II yang digelar Badan Eksekutif Mahasiwa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM-FKIP) Universitas HKBP Nomensen selama seminggu, 2-9 Februari 2020, para mahasiswa tersebut juga adakan bakti sosial.

Pada Jumat, 7 Februari 2020, 83 mahasiswa Nomensen tersebut melestarikan alam dengan menanam sebanyak 1.500 pohon penghijauan di kawasan lereng Desa Pananggangan, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir.

Ketua panitia pengabdian, Agit Regina P. Tarigan mengungkapkan penanaman pohon ini sebagai wujud kepedulian mahasiswa Nomensen terhadap kelestarian alam di Desa Pananggangan.
Penanaman pohon oleh BEM-FKIP UHN di Desa Pananggangan.
Penghijauan ini, kata dia, juga sebagai ajang edukasi terkait pentingnya menjaga kawasan pegunungan agar tetap hijau dan tidak gundul.

"Kegiatan ini juga menjadi ajang keterlibatan BEM-FKIP UHN dalam program reboisasi di kawasan Kabupaten Samosir khususnya di lokasi pengabdian kami, Desa Pananggangan," ujarnya.

Jenis bibit tanaman yang ditanam, meliputi bibit tanaman pohon pinus dan bibit tanaman buah mulai dari durian, aren, kemiri dan pete.

Dipilihnya bibit pohon buah bertujuan agar pohonnya tidak ditebang karena masyarakat bisa memanfaatkan hasil buahnya untuk menambah penghasilan warga. 

Sementara itu, Kepala Desa Pananggangan, Jannes Sinaga menyambut baik penanaman pohon tersebut. "Ini menandakan adanya kepedulian masyarakat, terutama mahasiswa BEM-FKIP UHN untuk menjaga alam sekitar," pungkasnya.(SBS).
BEM-FKIP Nomensen gelar pengabdian di desa Pananggangan.
Malam perpisahan dengan menyalakan api unggun.

×
Berita Terbaru Update