-->

Notification

×

iklan

Iklan

Dikabarkan Jadi Tersangka, Menteri Pertanian 'Hilang' di Eropa

Selasa, 03 Oktober 2023 | 19.57 WIB Last Updated 2023-10-03T13:59:27Z
Kunjungan Menteri Pertanian beberapa waktu lalu ke Samosir.
Jakarta(DN)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dilaporkan hilang kontak saat kunjungan ke luar negeri.

Kabar tersebut diungkapkan Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Selasa (03/10).

Menurut Harvick, pihaknya di Kementerian Pertanian tidak bisa menghubungi SYL sejak dia dijadwalkan pulang dari kunjungan kerja di Italia dan Spanyol.

"Sabtu (30/09) atau Minggu (01/10) harusnya (SYL) sudah kembali (ke Indonesia). Baru dua, tiga hari (tidak bisa berkomunikasi dengan SYL)," kata Harvick seperti dilansir kantor berita Antara.

SYL hilang kontak di tengah penyelidikan dugaan kasus korupsi di Kementerian Pertanian oleh KPK.

Harvick mengatakan pihaknya sampai saat ini masih mencari keberadaan SYL di tengah laporan sejumlah media berdasarkan sumber di internal KPK bahwa Menteri SYL sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Dia menjelaskan Syahrul melakukan kunjungan kerja ke Italia dan Spanyol bersama beberapa orang pejabat eselon I dan eselon II serta staf Kementan. Namun mereka berpisah saat kembali ke Indonesia.

"Kembali ke Tanah Airnya ini memang masing-masing, karena mungkin tiket juga terbatas akhirnya terpisah," ujarnya.

Harvick mengaku tidak mengetahui posisi terakhir Mentan ada di mana.

Harvick menyebut hilangnya Syahrul bukan karena kasus di KPK. Dia berharap keberadaan Syahrul segera diketahui.

"Wah Insya Allah sih enggak ya (kabur karena kasus korupsi). Mudah-mudahan Kita doakan bersama-sama agar bisa selesai. Insya Allah," ujarnya.

Harvick juga mengatakan Presiden Joko Widodo sudah mengetahui kabar menghilangnya SYL, dan menunjuknya sebagai menteri pertanian ad interim.

Dugaan korupsi di Kementan
Pekan lalu KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas SYL di Kebayoran Baru, Jakarta Pusat.

Dalam penggeledahan itu, KPK menemukan uang puluhan miliar rupiah dalam bentuk rupiah dan mata uang asing, sejumlah dokumen dan catatan keuangan, serta sejumlah senjata api.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian daerah, tentunya terkait dengan temuan dalam proses geledah dimaksud," kata juru bicara KPK, Ali Fikri.

Lembaga antirasuah itu telah menganalisa keterangan dari 49 pejabat di Kementan, termasuk SYL selaku Menteri Pertanian.

KPK masih belum menetapkan tersangka baru dalam proses penyidikan yang tengah berjalan. Ali mengatakan kepada BBC News Indonesia bahwa KPK masih melakukan pengumpulan bukti terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian.(ant/BBC).
×
Berita Terbaru Update