-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20240221-170348

Pengunjung Penas XVI Serbu Kopi Seduh dan Hasil Budidaya Kurma dari Sumut

Rabu, 14 Juni 2023 | 03.49 WIB Last Updated 2023-06-15T05:51:09Z
Stan Propinsi Sumatera Utara menjadi pusat perhatian masyarakat.
Padang(DN)
Ribuan pengunjung masih memadati lokasi pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan XVI 2023 di Lapangan Udara Sutan Sjahrir, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang digelar 10-15 Juni 2023. Dalam giat pameran, stan dari Sumatera Utara (Sumut) menjadi pusat perhatian masyarakat dari berbagai provinsi, termasuk tuan rumah.

Stan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KTPTH) Sumut yang berada di tenda produk pertanian dan kelautan pada acara tersebut menjadi satu dari puluhan provinsi yang menampilkan produk unggulan dari daerah masing-masing. Baik yang merupakan hasil budidaya hingga produk olahan.

Selain hasil pertanian yang juga banyak dipamerkan oleh provinsi lain, Sumut mencuri perhatian pengunjung, karena menyuguhkan kopi berbagai varian, hingga menyediakan kopi yang sudah diseduh dan diminum langsung, dengan cita rasa unik, yakni percampuran rasa pahit kopi dengan manisnya madu, meskipun tanpa campuran gula.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tidak sendiri. Juga turut serta Pemkab Simalungun, Pemkab Tapanuli Selatan dan Pemkab Mandailingnatal yang menawarkan berbagai hasil pertanian serta produk olahan di stan Sumut.

Selain itu, juga ada kopi yang menjadi incaran pengunjung di Penas XVI Tani Nelayan Kota Padang yang digelar selama hampir sepekan ini. Meskipun Sumut terkenal dengan varian kopi seperti Kopi Sidikalang, Sipirok, Lintong dan Mandheling, namun saat pameran, petugas stan menawarkan varian rasa madu kepada pengunjung yang datang melihat hasil pertanian dari Sumut.

Sayangnya, jumlah pengunjung yang memadati stan Sumut cukup banyak, hingga membuat kemacetan di jalur tenda pameran produk pertanian. Dengan kepadatan masyarakat yang datang, akhirnya suguhan kopi seduh khas Sumut yang disiapkan sejak pagi, sudah habis dalam dua jam, hingga petugas harus membuat kembali.(infosumut).
×
Berita Terbaru Update