-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20220326-WA0052

Jelang RAT Tahun Buku 2022, KMM on the track Jadi Koperasi Terbesar dan Tersebar

Jumat, 20 Januari 2023 | 15.32 WIB Last Updated 2023-01-25T00:59:20Z
Pra RAT KMM wilayah Sumbagut II dan III akhir tahun lalu, di SPBU Makmur Mandiri Pangururan.
Samosir(DN)
Seusai estafet menggelar pra RAT di 19 wilayah pada akhir Desember lalu, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM), bakal menghelat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2022 di Grand Mutiara Hotel Puncak Bogor, Jawa Barat, Jumat, 27 Januari 2023.

Menjelang perhelatan tertinggi yang rutin digelar tiap tahun ini, KMM masih dengan optimisme yang sama menatap prospek usaha di 2023, dengan memaksimalkan potensi wilayah kerjanya yang kini sudah memiliki 180 kantor cabang yang tersebar di 24 provinsi.

Kinerja dicapai KMM sepanjang 2022 lalu sangat mengesankan, kendati dihadapkan pada melemahnya partisipasi anggota akibat pandemi, namun kinerja usaha terus digeber melalui pembiayaan dan sekaligus pendampingan usaha anggota produktif. Hasilnya, jelang akhir tahun lalu, KMM mampu menembus aset lebih di atas satu triliun rupiah. 

Berbekal kinerja mengesankan di tahun lalu, di 2023 ini, Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri (KMM) mematok pertumbuhan pada semua aspek operasional, finansial, dan kualitas layanan, yang kesemuanya bermuara untuk memberikan benefit kepada anggota dan kemajuan usaha.
Undangan pra RAT KMM Tahun Buku 2022.
Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM menyampaikan, koperasi skala besar yang berprestasi di tingkat nasional ini menargetkan pertumbuhan aset sebesar Rp1,3 triliun dan anggota sebanyak 120.000 orang, serta SHU Rp 22 Miliar.

“Target itu cukup realistis sesuai dengan perkembangan kami dimana kepercayaan anggota semakin meningkat. Kami juga akan memperkuat kualitas layanan dan terus berinovasi agar KMM terus tumbuh berkelanjutan,” ungkap Ketua koperasi yang berkantor pusat di Bekasi Jawa Barat itu, Jumat, 20/1.

Untuk mengejar target aset Rp1,3 triliun, lanjut Putra Kelahiran Tanjung Bunga itu, KMM akan semakin menyasar penyaluran pinjaman kepada sektor usaha mikro kecil produktif milik anggota agar usaha mereka lebih berkembang.

Selain penyaluran pinjaman, KMM juga akan menggenjot produk simpanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yaitu Simpanan Kesejahteraan Mandiri (SKM), Simpanan Berjangka, Simpanan Berencana, dan Simpanan Hari Tua.

Produk simpanan yang bervariasi memudahkan anggota untuk menyimpan dananya sesuai dengan keperluan. Misalnya jika ingin mendapat margin yang lebih tinggi maka dapat memiliki Simpanan Berjangka. Namun jika ingin merencanakan pensiun dengan nyaman dapat memilih produk Simpanan Hari Tua.
Inovasi digital KMM, Makmur Mandiri Mobile.
Selain itu, di tahun 2023 ini, KMM masih melakukan ekspansi kantor yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi ekonomi suatu daerah. Ini dilakukan agar dapat melayani lebih banyak anggota. Sebab, adanya kantor cabang yang terjangkau akan memudahkan anggota dalam bertransaksi di KMM.

"Kami bertekad akan memiliki 200 kantor cabang tersebar di seluruh provinsi. Sebab, jika KMM belum bisa menjadi koperasi terbaik, setidaknya bisa menjadi koperasi terbesar dan tersebar. Dan saat ini kami sedang on the track untuk mewujudkan hal tersebut," harap Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM.

Perluasan kantor cabang juga dibarengi dengan peningkatan infrastruktur teknologi digital untuk mendukung layanan prima kepada anggota. Apalagi kini masyarakat semakin gandrung dengan digital. Hampir seluruh aktivitas pribadi kini bisa dilakukan dengan digital mulai dari transaksi pembayaran sampai investasi.

"Digitalisasi akan terus dikembangkan yang didukung dengan peningkatan kualitas SDM untuk menghadirkan layanan yang semakin berkualitas," pungkas suami Jusniar Simbolon itu.(SBS).
×
Berita Terbaru Update