-->

Notification

×

iklan

Iklan

IMG-20240404-WA0000

Penyaluran Pinjaman KMM ke UMKM Jadi Bahan Skripsi

Jumat, 17 Juni 2022 | 13.07 WIB Last Updated 2022-06-17T12:15:08Z
Manajer KMM Cabang Samosir 2 Saitnihuta Juni Bangkit Hutasoit saat diwawancarai mahasiswi semester akhir yang sedang menyusun skripsi.
Samosir(DN)
Dengan komunikasi intensif kepada para anggota, Koperasi Makmur Mandiri (KMM) senantiasa berusaha menumbuhkan kesadaran anggota untuk menuntaskan kewajibannya dalam membayar angsuran, sehingga meminimalisir kredit macet.

Hal inilah yang disampaikan Manajer KMM Cabang Samosir 2 Saitnihuta, Juni Bangkit Hutasoit saat diwawancarai mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Nomensen, yang sedang menyusun skripsi dengan judul seputar koperasi dan UMKM, Kamis, 16 Juni 2022.

Dikatakan, koperasi yang memiliki 171 cabang yang tersebar di 23 propinsi se-Indonesia ini, juga gencar mendorong kalangan pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk berkoperasi.

Hal tersebut ditandai dengan aktifnya KMM menyalurkan pinjaman permodalan kepada anggota melalui program MURI (Modal Usaha Mandiri).

Program MURI ini, kata Hutasoit, diutamakan kepada anggota KMM yang punya usaha sektor produktif, namun pelaku usaha lainnya juga dapat mengakses dana MURI dengan syarat berkenan menjadi anggota.
Pinjaman MURI KMM, untuk membantu tambahan modal usaha anggota.
"Produk MURI ini sangat diminati anggota, terutama di Kabupaten Samosir. Hal itu terlihat dari jumlah peminjam yang cukup banyak di 12 kantor cabang KMM di Kabupaten Samosir," sebut Manajer KMM Cabang Samosir 2 itu.

Apa yang dilakukan KMM ini, sambungnya, sejalan dengan arahan Pemerintah agar koperasi membiayai sektor riil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Dengan rekam jejak yang bagus ditambah kiprahnya yang konkret membantu usaha anggota, KMM juga mendapat pembiayaan sebesar 150 Miliar dari LPDB KUMKM, untuk membantu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," tambahnya.

Trik lain dalam pencegahan kredit macet, Juni Bangkit juga menjelaskan kepada mahasiswa semester akhir itu, bahwa KMM sebagai badan usaha yang bergerak di layanan dan jasa senantiasa berusaha menjaga kepercayaan anggota.

Tanpa adanya kepercayaan yang tinggi dari anggota niscaya dia tidak akan disiplin dalam menjalankan kewajibannya sebagai anggota. "Oleh karena itu, pimpinan pusat KMM, yang diketuai Drs. Tumbur Naibaho MM selalu mewanti-wanti kepada seluruh pengurus dan karyawan agar menjaga kepercayaan anggota tersebut," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update