-->

Notification

×

iklan

logog

Iklan

logog

Sambut Baik KMM Cabang Sitiotio, Kades Sabulan Langsung Bergabung Jadi Anggota

Selasa, 06 Juli 2021 | 13.20 WIB Last Updated 2021-07-06T08:32:09Z
Kepala Desa Sabulan bersama Korwil Sumbagut II dan para manajer 12 cabang KMM di Samosir berphoto bersama.
Samosir(DN)
Kehadiran Kantor KMM Cabang Samosir 11 tepatnya di Desa Sabulan Kecamatan Sitiotio yang mulai beroperasi pada 1 Juli 2021 lalu, disambut baik oleh masyarakat setempat.

Sambutan baik itu disampaikan Kepala Desa Sabulan, Polmer Sinaga bersama sejumlah masyarakatnya pada acara syukuran pembukaan KMM cabang Samosir 11 Kecamatan Sitiotio, Selasa, 6 Juli 2021.

Ungkapan sambutan baik tersebut ditandai dengan antusias masyarakat datang ke kantor KMM cabang Sitiotio dan Kepala Desa Sabulan Polmer Sinaga bersama sejumlah masyarakat juga langsung bergabung menjadi anggota KMM.
Kepala Desa Sabulan bergabung jadi anggota KMM cabang Sitiotio.
Kepala Desa Sabulan Polmer Sinaga menyampaikan harapannya agar KMM dapat bersinergi dan memberi dampak positif di Desa Sabulan dan Kecamatan Sititotio dalam kemajuan ekonomi masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Desa Sabulan, saya menyampaikan apresiasi kepada KMM yang membuka kantor cabang pelayanan di Kecamatan Sitiotio, dengan tujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada anggota dan simpatisan atau calon anggota,” kata Polmer Sinaga penuh antusias.

Dirinya berkeyakinan bahwa akan ada geliat ekonomi dan dampak positif yang mengikutinya. Sebab akan mendorong pertumbuhan di sektor ekonomi, yang secara segnifikan akan menjadi akses riil terhadap permodalan yang dapat menimbulkan efek domino dalam perekonomian masyarakat.

"Sebagai kantor cabang yang baru, diharapkan harus mewujudkan pelayanan yang berkualitas kepada anggota sehingga memiliki daya tarik tersendiri terhadap KMM," sambungnya.
Acara syukuran pembukaan cabang KMM di Sitiotio.
Apresiasi juga diberikan oleh perwakilan masyarakat, A. Justina Sinaga mengatakan bahwa dengan membuka kantor cabang ke-11 di Kecamatan Sitiotio, membuktikan bahwa KMM sangat profesional dan memiliki asas manfaat yang langsung dirasakan oleh anggota pada khususnya dan masyarakat di kabupaten ini pada umumnya.

“Kehadiran kantor cabang KMM ini membuktikan komitmen pengurusnya untuk terus mendekatkan dan meningkatkan pelayanan bagi para anggotanya, khusus yang berada di Kabupaten Samosir.

Korwil Sumbagut II Sondang Sinurat mewakili Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI, menyampaikan bahwa kehadiran cabang Sitiotio ini merupakan bagian dari upaya KMM untuk memperluas jangkauan layanan simpan pinjam kepada masyarakat Samosir.

"Hadirnya kantor cabang Sitiotio ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengakses produk dan layanan simpan pinjam dalam meningkatkan perekonomian anggota KMM," tuturnya.
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST saat menandatangani prasasti pembukaan dua cabang KMM ke-11 dan ke-12 di Kabupaten Samosir pada 22 Juni lalu.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Ketua KMM Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI menyampaikan bahwa baru saja KMM berusia 12 tahun. Di usia yang masih muda ini, KMM telah memiliki 160 kantor cabang yang tersebar di 21 propinsi, dua SPBU yakni di Pangururan Kabupaten Samosir dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Serta sejumlah sektor usaha dibawah naungan Makmur Mandiri group.

"Puji syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada seluruh pengurus dan karyawan serta anggota atas kepercayaannya selama ini dalam membesarkan KSP Makmur Mandiri," Putra 12 bersaudara kelahiran Tanjung Bunga ini.

Pada momentum HUT KMM ke-12 lalu juga terasa istimewa, pasalnya KMM membuka dua cabang yang baru yakni cabang Sitiotio dan Ambarita, menggenapi target KMM mendirikan 12 kantor cabang di Kabupaten Samosir yang tersebar di 9 kecamatan.

Disamping itu, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, sambung Tumbur, koperasi yang berkantor pusat di Bekasi ini juga mendapat kepercayaan dari Kementerian Koperasi & UKM RI melalui Lembaga Pinjaman Dana Bergulir (LPDP) untuk penyaluran pinjaman modal usaha sebesar Rp 150 miliar.

Tambah suami Jusniar Simbolon tersebut, mayoritas anggota KMM adalah kalangan masyarakat menengah ke bawah yang bergerak di sektor usaha mikro. Sehingga selama pandemi Covid-19, KMM menggenjot penyaluran pinjaman MURI guna membantu membangkitkan usaha produktif anggota yang lesu.
KMM koperasi berprestasi dan masuk 100 koperasi besar di Indonesia.
Dijelaskan Tumbur, saat ini KMM memiliki asset sebanyak Rp 65,5 miliar di Kabupaten Samosir. Yakni SPBU Pangururan dengan luas tanah 6.000m2 (ditaksir 30 M), gedung kantor cabang Samosir 1 Onanbaru (1 M), Samosir 2 Saitnihuta (1 M), Samosir 3 Tomok (1 M) Samosir 4 Parbaba (1,5 M) gedung kantor cabang Samosir 5 Mogang (1 M), Samosir 8 Onanrunggu (1 M) dan Samosir 12 Ambarita dengan luas tanah 1.300 m2 (2 M).

Disamping itu, tanah di Simbolon 1.000 m2 (1 Miliar), tanah di Saitnihuta 1.000 m2 (1 M), tanah di Parbaba (dekat kantor DPRD) 10 hektare = 25 M.

"Para anggota di Samosir tidak perlu ragu dengan KMM. Jumlah Asset di Samosir jauh lebih besar dibanding jumlah simpanan para anggota yang ada di Kabupaten Samosir," ujar Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM AAAIJ FSAI.
Mari bergabung menjadi anggota KMM.
KMM, sambungnya, selalu menjaga likuiditas perusahaan. Kapan saja dana ditarik, dana di kantor pusat cukup tersedia. Kata Tumbur, KMM senantiasa berjuang untuk bertumbuh dan berkembang seiring dengan tuntutan zaman dengan tetap berlandaskan pada jati diri koperasi.

"KMM sebagai koperasi beprestasi di tingkat nasional, mengutamakan kepentingan para anggota, deposan, penabung. Sesuai prinsip koperasi, dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota," tegasnya.

Terakhir disampaikan Putra Kelahiran Tanjung Bunga itu, ditengah persaingan dan kondisi pandemi Covid-19, KMM selalu berupaya untuk melakukan terobosan-terobosan produktif agar peluang ekspansi tidak berhenti malah lebih berdaya guna untuk menjawab kebutuhan dan keinginan anggota serta masyarakat yang mengitarinya.

"Supremasi anggota menjadi hal yang sangat substansial. Oleh karena itu, perlu menciptakan pelayanan kepada anggota yang lebih efektif, efisien dan berhasil guna. Inovasi menjadi pilar KMM dan menjadi pemicu untuk membuka kantor cabang pelayanan guna mendekat diri dengan anggota," pungkasnya.(SBS).
×
Berita Terbaru Update