-->

Notification

×

iklan

Iklan

Tak Tega Lihat Ibu Dianiaya, Pemuda ini Bunuh Abang Kandungnya

Kamis, 11 Maret 2021 | 14.07 WIB Last Updated 2021-03-11T07:24:04Z
Pemuda yang habisi abang kandungnya karena ibunya disiksa.(tribratatv).
Taput(DN)
Tak terima ibunya dicekik dan hampir ditusuk dengan gunting, Swandi Nababan (18) terpaksa menghabisi abangnya, Ambronsus Nababan (34) dengan sebatang kayu hingga meregang nyawa.

Swandi memukulnya dibagian kepala sebanyak enam kali dan sialnya akibat pukulan tersebut si abang tewas di tempat kejadian.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi Rabu (10/3/2021) sekitar pukul 18.30 WIB di Dusun Pangaloan Desa Paniaran Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Taput AKBP melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, peristiwa itu terjadi di rumah orang tua korban.

Korban ketika itu tidak perduli dengan dua orang adiknya dengan mencekik leher ibunya dan hendak menusuk pakai gunting yang sudah dipersiapkan.

Melihat tindakan korban pada ibu mereka, Suheri Nababan menangkap korban dan melarang serta mengevakuasi ibunya keluar rumah.

Namun korban masih berusaha untuk mengejar ibunya, melihat itu Swandi Nababan tidak terima dan langsung mengambil kayu dari samping rumah dan memukul kepala korban sebanyak 6 kali hingga korban terkapar dan tewas di tempat.

Mengetahui abangnya (korban) tewas, tersangka Swandi langsung menyerahkan diri ke Polsek Siborongborong

"Korban, tersangka dan saksi adalah abang beradik kandung. Anak dari Fine Tampubolon dan ayahnya bernama Arli Nababan," ujar Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing.(red/tribratatv).
×
Berita Terbaru Update