-->

Notification

×

iklan

Iklan

Pembunuhan Pasutri di Tangsel, Teriakan Terakhir Korban: 'Mau Diapain Aing'

Minggu, 14 Maret 2021 | 00.04 WIB Last Updated 2021-03-13T19:26:11Z
Karangan bunga duka cita atas meninggalnya pasangan suami istri (pasutri) yang jadi korban pembunuhan di Perumahan Giriloka 2 Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangsel.[Suara.com]
JAKARTA(DN)
Warga Perumahan Giriloka Dua, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), dikagetkan dengan penemuan mayat pasangan suami istri yang mendiami salah satu rumah kawasan tersebut, Jumat, 12 Maret 2021 malam menjelang dini hari.

Saat ditemukan, kondisi kedua korban penuh dengan luka bacokan senjata tajam dan diduga korban pembunuhan. Diketahui, korban adalah warga negara asing (WNA) asal Jerman, Kurt Emil Nonnenmacher (80) dan Naomi Simanungkalit (50).

Dihimpun dari okezone, menurut saksi mata yakni petugas keamanan perumahan bernama Lukman Hakim, peristiwa bermula saat asisten rumah tangga korban melapor kepada petugas keamanan mengenai kondisi pasutri penghuni rumah.

“Kejadiannya memang korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di dalam. Luka bacok di leher maupun di badan,” ujarnya, Sabtu (13/3/2021).

Laporan pun dilanjutkan kepada petugas kepolisian yang langsung mendatangi lokasi. Saat memasuki lokasi, petugas menemukan kedua korban di dalam kamar bersimbah darah dengan penuh luka bacokan.

Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Angga Surya Saputra menjelaskan, saat pihaknya mendatangi lokasi kejadian terdapat sebuah kapak yang diduga kuat menjadi alat pelaku untuk membunuh kedua korbannya secara keji.

Teriakan Terakhir Korban
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mulanya, pada saat kejadian, seorang saksi yang merupakan asisten rumah tangga mendengar ada keributan di kamar majikannya.

Kemudian, saksi tersebut mendengar teriakan dari salah satu korban. "Saksi mendengar majikannya saudari Naomi berteriak 'mau diapain aing' (saya, red) sebanyak dua kali," jelas Yusri melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (13/3/2021).

Karena merasa takut, saksi kemudian hendak keluar melalui pintu samping. Namun, terduga pelaku sempat memergoki saksi yang hendak meninggalkan rumah majikannya tersebut.

"Karena saking ketakutannya, saksi hendak membuka pintu gerbang namun diketahui oleh pelaku dan pelaku memanggil saksi 'bibi mau ke mana?'," ungkapnya.

Saksi akhirnya berhasil keluar rumah dan mencari pertolongan. Setelah mendapatkan bantuan, saksi mendapati dua orang majikannya sudah tewas bersimbah darah. Sedangkan terduga pelaku telah melarikan diri usai melakukan pembunuhan.

"Selanjutnya diketahui bahwa kedua majikannya sudah dalam keadaan bersimbah darah dimana korban satu meninggal dunia di TKP dan korban dua meninggal setelah dibawa ke Rumah Sakit Medika BSD," tuturnya.

Polisi buru pelaku
Berdasarkan keterangan saksi dan tangkapan layar CCTV, polisi telah mengidentifikasi seorang tersangka sebagai pelaku tunggal. Pelaku ini diduga sudah saling kenal dengan kedua korbannya.

"Tersangka sudah ada, kita langsung lakukan olah TKP dan berdasarkan keterangan saksi mengarah kepada satu tersangka," jelas Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin.

Tak lama setelah kejadian, petugas langsung melakukan penggerebekan di kediaman pelaku. Namun pelaku tak berada di tempat, petugas hanya menemukan golok dan pakaian dengan noda darah.

"Kita juga sudah melakukan penggerebekan di rumah yang diduga tersangka, namun tidak ada orangnya," pungkasnya.

Hingga saat ini, kepolisian sedang mengejar terduga pelaku yang sudah teridentifikasi. "Pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor warna merah dan menggunakan jaket warna putih," pungkasnya.(red/Okezone).
×
Berita Terbaru Update