-->

Notification

×

iklan

Iklan

Kapolres Samosir Pimpin Pencarian Sartika ke Ulu Darat

Sabtu, 13 Februari 2021 | 08.11 WIB Last Updated 2021-02-13T04:30:59Z
Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH memimpin langsung pencarian Sartika Sinaga di Ulu Darat.(dok prib).
Samosir(DN)
Upaya pencarian kepada Sartika Sinaga (30) warga Siambalo, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir yang dikabarkan hilang di Gunung Ulu Darat Sakti karena terpisah dari rombongannya pada tanggal 2 Januari 2021 lalu, masih terus dilakukan.

Kesempatan pagi ini, Sabtu, 13 Februari 2021, Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH memimpin langsung jalannya pencarian korban bersama tim khusus personil Polres Samosir yang melibatkan anjing pelacak (K-9) dari Poldasu, basarnas dan sejumlah relawan menyisir pegunungan Ulu Darat Kecamatan Sitiotio.

“Hari ini kami bersama-sama melakukan pendakian ke Ulu Darat untuk mencari jejak hilangnya Sartika Sinaga. Mohon doanya,” tulis AKBP Josua Tampubolon SH MH melalui pesan WhatsApp, Sabtu pagi, 13/2.

Selama ini sejak dinyatakan hilang, telah berbagai upaya dilakukan pihak keluarga maupun relawan dan basarnas yang diterjunkan dari Medan. Tak ketinggalan hilangnya Sartika Sinaga pun menjadi perhatian aparat kepolisian Polres Samosir.
Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon SH MH melalui Kasubbag Humas, Iptu Marlan Silalahi kepada wartawan mengatakan bahwa Januari lalu pihaknya telah membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan atas hilangnya Sartika Sinaga di Ulu Darat.

"Untuk pencarian intens terhadap kasus yang menjadi atensi itu, beberapa waktu lalu Polres Samosir telah membentuk Tim Khusus (Timsus),” sebut Kasubbag Humas, Iptu Marlan Silalahi di Mapolres Samosir Pangururan, Jumat sore, 12 Februari 2021.

"Pendakian ke Ulu Darat adalah kegiatan kemanusiaan. Kepada tim sebelum naik agar berdoa terlebih dahulu, supaya Tuhan memberkati apa yang kita lakukan dalam pencarian orang hilang tersebut,” sebut AKBP Josua Tampubolon SH MH saat memimpin apel pemberangkatan tim, Jumat malam, 12/2.

Hal-hal yang akan dilaksanakan oleh tim di Gunung Ulu Darat adalah menyisir TKP, melakukan pra rekon dari titik tempat diduga hilangnya korban, guna mengumpulkan alat bukti titik lokasi hilangnya Sartika Sinaga.

“Dihimbau kepada tim supaya tidak melakukan hal-hal yang tidak perlu, yang tidak berhubungan dengan pencarian,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sartika Sinaga (30) warga Siambalo, Pangururan, Kabupaten Samosir dikabarkan hilang di Gunung Ulu Darat Sakti karena terpisah dari rombongannya pada tanggal 2 Januari 2021 lalu. Mereka naik ke Ulu Darat pada 31 Desember 2020 dalam rangka perobatan bersama paranormal dan 26 orang pasien lainnya.

Sejak dilaporkan ke Polres Samosir pada 4 Januari 2021 lalu oleh pihak keluarganya, Riduan Sinaga, Kepolisian Resor Samosir telah melakukan pemeriksaan terhadap 23 orang.

Para saksi yang tergabung dalam rombongan Sartika, telah dimintai keterangan, untuk mengungkap kasus orang hilang itu.(SBS).
×
Berita Terbaru Update